KUNINGAN, (FC).- Perumda Aneka Usaha Kabupaten Kuningan mengembangkan program Rumah Sayur sebagai pusat distribusi dan pemasaran produk pertanian lokal guna memperkuat ekonomi petani.
Direktur Perumda Aneka Usaha Kuningan, Adang Kurniawan, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari pengembangan sektor pertanian bersama Rumah Tani Nusantara.
“Rumah sayur ini program jangka panjang. Kami sudah menjalin kerja sama selama lima tahun dengan evaluasi berkala,” ujarnya, Kamis (9/4).
Menurutnya, Rumah Sayur dirancang sebagai ekosistem yang mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung, sehingga distribusi lebih efisien dan harga tetap kompetitif.
“Produk petani akan dihimpun, dikemas, dan dipasarkan secara lebih profesional,” katanya.
Selain itu, sistem distribusi juga didukung fasilitas gudang untuk menyimpan produk yang belum terserap pasar, sebelum didistribusikan kembali sesuai kebutuhan.
Adang menegaskan, program tersebut tidak akan berbenturan dengan program lain, seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), melainkan mendorong kolaborasi.
“Kami membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak agar distribusi lancar tanpa merusak pasar,” ujarnya.
Ia menargetkan jaringan pemasok dan distribusi rampung sebelum Mei 2026, dengan rencana peresmian Rumah Sayur pada 20 Mei mendatang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional.
Selain sektor pertanian, Perumda juga tengah merevitalisasi sektor pariwisata, khususnya di kawasan Cibereum dan Balong Dalem.
“Dari enam titik wisata, dua kami prioritaskan untuk direvitalisasi agar lebih sesuai kebutuhan dan tetap memperhatikan lingkungan,” katanya.
Saat ini, fokus pengembangan diarahkan pada sektor pertanian dan pariwisata. Setelah stabil, program akan diperluas ke sektor lainnya.
“Targetnya tidak hanya memperbaiki kondisi, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” pungkasnya. (Angga)
















































































































Discussion about this post