Romansa di era digital tak lagi sekadar soal perasaan, tapi juga soal teknologi yang mempertemukan, bahkan menguji cinta. Dari notifikasi misterius hingga aplikasi penentu jodoh.
Berikut Lima drama Korea yang menghadirkan kisah asmara nyentrik, digerakkan oleh kecanggihan gadget, dikutip dari soompi.com pada Rabu (1/4)
“Boyfriend on Demand”

Drama Korea ini mengisahkan Mi Rae (Jisoo), seorang produser webtoon yang terlalu banyak bekerja.
Dia bosan dengan klise dan pola yang sama dalam webtoon romantis yang diproduksi perusahaannya.
Namun suatu hari, dia mendapatkan uji coba berlangganan layanan simulasi kencan virtual untuk merasakan kencan impiannya.
Apa yang awalnya hanya sekali saja berubah menjadi obsesi bagi Mi Rae saat dia terseret ke dalam pusaran situasi romantis, satu demi satu pria tampan.
Banyak kencan yang pernah dijalaninya termasuk dengan seorang chaebol (Lee Soo Hyuk), seorang mahasiswa tampan yang digandrungi banyak orang (Seo Kang Jun), seorang dokter (Lee Jae Wook), dan bahkan Jay Park yang memerankan dirinya sendiri.
Namun ada juga Kyeong Nam (Seo In Guk), rekan kerjanya, yang membuatnya kesal hingga aplikasi tersebut memungkinkannya untuk menciptakan kencan idealnya sendiri.
“Boyfriend on Demand” adalah drama yang sederhana dan menyenangkan. Jisoo memerankan karakternya dengan sangat baik sebagai seorang wanita muda yang, meskipun sinis terhadap hubungan di dunia nyata, belum menyerah pada cinta.
Banyaknya penampilan cameo dan pesona Seo In Guk yang alami membuat drama ini mudah dinikmati tanpa perlu banyak berpikir.
“Absolute Boyfriend”

Da Da ( Minah ) adalah seorang penata rias profesional yang diam-diam berpacaran dengan seorang selebriti, Wang Joon ( Hong Jong Hyun ), selama beberapa tahun hingga akhirnya Wang Joon memutuskan untuk putus dengannya, memilih ketenaran daripada cinta.
Karena kecewa dengan usahanya yang tak membuahkan hasil, dia bersumpah untuk tidak pernah menjalin hubungan lagi, sampai dia bertemu dengan seorang humanoid bernama “Zero Nine” (Yeo In Goo) yang telah dilatih untuk menjadi pacar ideal.
Ini adalah awal dari hubungan yang manis namun kacau. Zero Nine, yang diprogram untuk menjadi pria sempurna, setia dan sangat menawan.
Tetapi masalah muncul ketika dia mengetahui tentang emosi dan cinta yang berada di luar ranah robot.
Ada gangguan dalam operasinya ketika Wang Joon kembali, dan yang kita dapatkan adalah segitiga cinta antara seorang pria, wanita, dan robot.
“Absolute Boyfriend” itu unik dan cerdas. Antara robot yang belajar merasakan emosi dan seorang wanita yang sudah lupa, kesalahan sebenarnya bukanlah pada kode programnya. Yeo Jin Goo benar-benar menyenangkan dan memang merupakan pacar yang hampir sempurna.
“Are You Human, Too?”

Nam Shin ( Seo Kang Jun ) adalah putra dari keluarga terkenal dan berpengaruh. Ia jatuh koma setelah sebuah kecelakaan.
Ibunya, seorang ilmuwan terkenal dan ahli kecerdasan buatan, menciptakan robot bernama “Namsin III,” yang tampak persis seperti dirinya, untuk mengamankan posisinya dalam bisnis keluarga dan menjaga warisannya tetap utuh.
Robot tersebut mempelajari tingkah laku Nam Shin dan mengambil alih posisinya di dunia nyata dalam bisnis dan untuk mengamankan warisannya.
Kang So Bong ( Gong Seung Yeon ), yang dipekerjakan sebagai pengawal Nam Shin, mulai curiga terhadap Namsin III saat mencoba melindunginya dari orang-orang yang berusaha membunuh pewaris sebenarnya.
Namun masalahnya adalah, akankah dia mampu menahan pesonanya?
Seo Kang Joon berhasil membawakan perannya dengan baik dan menampilkan dua sisi dirinya sebagai android dan manusia dengan mudah.
Kemudahannya dalam berakting laga dan komedi membuktikan kemampuannya sebagai aktor.
Meskipun premisnya berfokus pada teknologi, pada dasarnya ini adalah kisah tentang kemanusiaan.
“My Holo Love”

Go Nan Do ( Yoon Hyun Min ) adalah seorang pengembang perangkat lunak yang brilian namun tertutup.
Dunianya berputar di sekitar Holo, sebuah AI holografik canggih yang ia ciptakan dan dapat diakses melalui sepasang kacamata.
Meskipun Holo adalah salinan persisnya, tidak ada yang mengetahuinya.
Terluka oleh masa lalunya, Nan Do menghindari interaksi sosial, memilih untuk menjauh dari segala kegiatan publik.
Perusahaannya dijalankan oleh orang kepercayaannya yang paling dekat.
Segalanya berubah ketika kacamata Holo secara tidak sengaja jatuh ke tangan Han Seo Yeon ( Go Sung Hee ).
Seorang profesional kacamata yang ironisnya menderita kebutaan wajah, Seo Yeon berjuang dengan isolasi dan komunikasi.
Tetapi Holo menjadi teman yang sempurna baginya—hangat, perhatian, dan kebalikan dari Nan Do.
Konflik sesungguhnya dimulai ketika Holo mulai mengembangkan perasaan yang tak terduga, memaksa Nan Do keluar dari persembunyian untuk menghadapi kenyataan.
“My Holo Love” menawarkan sudut pandang menarik tentang cinta, terutama cinta diri, melalui lensa kecerdasan buatan (AI).
Serial ini juga mempertanyakan apa yang dianggap nyata ketika semua orang mencoba hidup di dunia yang jauh dari nyata.
Serial ini menyajikan salah satu segitiga cinta paling unik dan nyeleneh dalam drama Korea
“Love Phobia”

Yun Bi Ah ( Yeonwoo ) adalah pencipta aplikasi AI “It’s You” yang dingin dan jenius, yang dirancang sebagai pendamping romantis bagi para pria kota yang patah hati.
Saat ia merekayasa kisah cinta viral yang dikurasi dengan sempurna, karyanya mulai mengaburkan batas antara simulasi dan realitas, dan secara langsung memengaruhi kehidupan novelis roman Han Sun Ho (Kim Hyun Jin).
Han Sun Ho, yang sudah berjuang dengan kebuntuan menulis, mendapati kehidupan pribadinya berantakan ketika pacarnya sendiri menjadi terikat secara emosional dengan aplikasi tersebut.
Desas-desus tak terduga tentang asmara yang berkembang antara Bi Ah dan Sun Ho menempatkan mereka dalam posisi yang canggung.
Namun, ini juga merupakan awal dari hubungan tak terduga antara dua orang dengan kepribadian yang sangat berbeda ini.
“Love Phobia” menyentuh sesuatu yang familiar sekaligus meresahkan.
Kita melihat bagaimana ketergantungan pada teknologi semakin meningkat untuk mengisi kekosongan emosional.
Bahkan, ketika hubungan yang tulus semakin sulit dijalin di tengah kesepian yang sunyi dalam hubungan modern.***














































































































Discussion about this post