KAB.CIREBON, (FC).- Sebanyak 557 tukang becak di Kabupaten Cirebon menerima kompensasi sebesar Rp1,4 juta dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai pengganti cuti beroperasi selama masa arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Mapolsek Gempol, Kabupaten Cirebon, Sabtu (14/3).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bersama Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, Bupati Cirebon, H Imron, serta Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi program yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut karena dinilai dapat membantu kelancaran arus lalu lintas selama masa angkutan Lebaran.
Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya berdampak pada kelancaran arus mudik, tetapi juga memberikan dukungan kepada para pengemudi becak yang tetap mendapatkan bantuan selama masa cuti beroperasi.
“Program ini membantu petugas di lapangan karena lalu lintas menjadi lebih lancar, arus mudik lebih nyaman, dan para pengemudi becak juga tetap mendapatkan bantuan,” ujarnya.
Dengan adanya program tersebut, para pengemudi becak diharapkan dapat beristirahat selama masa angkutan Lebaran sekaligus tetap memperoleh dukungan dari pemerintah daerah.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan pemberian kompensasi tersebut merupakan langkah pemerintah daerah untuk mengurangi potensi kemacetan di sejumlah ruas jalan selama arus mudik Lebaran.
Menurutnya, aktivitas kendaraan seperti becak, angkot, ojek, maupun andong yang kerap menunggu penumpang di pinggir jalan berpotensi memicu kepadatan lalu lintas pada periode mudik.
“Kompensasi kepada tukang becak ini untuk mengurai agar tidak terjadi kemacetan yang disebabkan karena jalurnya digunakan untuk ngetem angkot, becak, andong, maupun ojek,” ujarnya.
Ia menjelaskan setiap tukang becak yang terdata akan menerima bantuan sebesar Rp1,4 juta sebagai bentuk dukungan selama mereka tidak beroperasi menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Dengan bantuan ini mereka bisa cuti dulu selama menjelang Idulfitri,” katanya.
Dedi menambahkan program tersebut tidak hanya dilaksanakan di Cirebon, tetapi juga menyasar ribuan pengemudi becak di berbagai daerah di Jawa Barat.
Secara keseluruhan, jumlah penerima bantuan di tingkat provinsi diperkirakan mencapai sekitar 5.000 orang, dengan kemungkinan masih bertambah.
“Kalau se-Jawa Barat jumlahnya sekitar 5.000 orang, tetapi masih ada tambahan yang nanti akan kami cover dengan dana lain,” ujarnya. (Ghofar)















































































































Discussion about this post