KAB.CIREBON, (FC).- Setelah lama dikeluhkan pengguna jalan, rekonstruksi Jalan Sunan Drajat di kawasan Komplek Perkantoran Pemkab Cirebon, akhirnya mulai dikerjakan.
Perbaikan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon sebagai respons atas keluhan masyarakat, terutama karena ruas tersebut dikenal padat saat jam kerja dan kerap menjadi jalur alternatif arus mudik Lebaran.
Pantauan di lokasi, sejak Kamis pagi (5/3), pekerja tampak melakukan penambalan dan perbaikan di sejumlah titik jalan yang berlubang.
Seorang pengguna jalan, Suryadi mengaku lega dengan dimulainya perbaikan tersebut. Warga GSI itu mengatakan kondisi jalan sebelumnya cukup membahayakan, terutama saat hujan turun.
“Alhamdulillah, akhirnya jalan ini diperbaiki juga yang bolong-bolongnya,” ujarnya, Kamis (5/3).
Menurut Yadi, ruas Jalan Sunan Drajat sangat sibuk, khususnya di sekitar kantor Samsat dan Dinas Pendidikan. Bahkan, setiap musim Lebaran, jalan tersebut kerap dijadikan jalur alternatif untuk mengurai kepadatan.
“Kalau hujan turun itu sangat membahayakan. Meski lubang tidak terlalu dalam, tapi pernah ada pengendara jatuh karena tidak tahu di situ ada lubang” tuturnya.
Ia pun mewakili warga Sumber menyampaikan apresiasi kepada DPUTR Kabupaten Cirebon yang dinilai responsif terhadap keluhan masyarakat.
“Kami berharap penambalan ini bisa bertahan lama, apalagi kalau hujan deras turun,” harapnya.
Sementara itu, Sekretaris DPUTR Kabupaten Cirebon, R Tomi Hendrawan, mengatakan perbaikan tidak hanya dilakukan di Sumber, tetapi juga menyasar sejumlah ruas jalan yang telah ditetapkan sebagai jalur alternatif arus mudik dan balik Lebaran 2026.
“Sesuai arahan Bupati Cirebon dan Kepala DPUTR, beberapa ruas jalan alternatif kita kebut diperbaiki agar kembali mulus. Tujuannya supaya masyarakat, terutama yang mudik, bisa melintas dengan aman dan lancar,” ujarnya.
Dengan dimulainya perbaikan ini, diharapkan arus kendaraan di kawasan perkantoran Pemkab Cirebon kembali nyaman serta meminimalisir risiko kecelakaan, terutama menjelang arus mudik Lebaran mendatang. (Ghofar)















































































































Discussion about this post