KOTA CIREBON, (FC).- Masuk musim hujan, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kejaksan, terus melakukan berbagai upaya pencegahan banjir dan genangan yang kerap terjadi di wilayahnya.
Salah satu langkah yang kini dikebut adalah perbaikan drainase di sejumlah titik, termasuk di kawasan Jalan Pancuran yang tercatat sebagai salah satu area paling rawan.
Lurah Sukapura, Diza Setya Aji Pambudi mengatakan program perbaikan drainase ini sudah berlangsung selama dua minggu terakhir dan ditargetkan selesai pada pekan depan.
“Pengerjaan dilakukan secara bertahap di enam RW, yaitu RW 3, 4, 5, 7, 8, dan 9. Seluruh titik tersebut masuk dalam kategori wilayah yang rawan mengalami penyumbatan dan meluapnya air saat curah hujan meningkat,” ujar Diza saat ditemui About Cirebon, Sabtu (15/11/2025).
Diza menyampaikan perbaikan saluran air ini menjadi prioritas utama demi memastikan keamanan dan kenyamanan warga.
Ia menegaskan drainase yang lancar akan sangat membantu mengurangi risiko banjir lingkungan, yang sering kali muncul akibat saluran mampet atau tidak berfungsi optimal.
“Perbaikan saluran ini kami kebut agar tidak mengganggu aktivitas warga lebih lama. Setelah semua saluran rampung, baru kemudian akan dilanjutkan dengan perbaikan jalan, khususnya di Jalan Pancuran,” kata Diza.
Diza juga mengungkapkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon terkait rencana lanjutan tersebut.
“Informasi dari Kepala DPUTR, perbaikan jalan akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Namun kami prioritaskan dulu pengerjaan drainase supaya hasil pembangunan lebih maksimal dan tidak cepat rusak,” ungkapnya.
Selain itu, Kelurahan Sukapura juga meningkatkan pengawasan terhadap titik-titik yang kerap mengalami penumpukan sampah di saluran air.
Pihaknya mengajak seluruh warga untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke selokan atau parit yang bisa memicu penyumbatan.
“Kami berharap masyarakat ikut mendukung dengan menjaga kebersihan. Drainase sudah diperbaiki, namun kalau sampah masih dibuang sembarangan, hasilnya tidak akan optimal,” pungkasnya. (Agus)















































































































Discussion about this post