KOTA CIREBON, (FC).- Satreskrim Polres Cirebon Kota resmi menetapkan TM (35), pria yang videonya viral karena melakukan aksi modus tabrak diri di Jalan Raya Kesambi, sebagai tersangka.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, didampingi Kasat Reskrim AKP Fajri Ameli Putra dan Kasi Humas AKP M Haris Hermanto, menyampaikan hal tersebut kepada wartawan di Mapolres, Rabu (17/9).
“Pelaku berinisial TM sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 368 ayat 1 KUHP tentang pemerasan, pengancaman, dan kekerasan. Kami masih mendalami modus yang dilakukan,” ujar Kapolres.
TM, yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di sebuah rumah makan cepat saji di Jalan Jagasatru, ditangkap tidak lama setelah video aksinya viral di media sosial.
“Begitu video beredar, Tim Buser Satreskrim langsung bergerak. Tidak butuh waktu lama, tersangka berhasil kami amankan di rumahnya,” jelas AKBP Eko.
Namun, saat menjalani pemeriksaan di Polres Cirebon Kota, TM justru mengaku salah sasaran.
“Saya kejar dari Jagasatru ke wilayah Kesambi, depan Lapas Kesambi.”
“Saya kejar karena merasa saya ditabrak sama mobil itu (korban Grand Livina). Tapi pas ketemu, kayanya salah sasaran karena sama-sama warna mobilnya,” ujar TM di hadapan penyidik, Rabu (17/9/2025).
T mengaku setelah menyadari keliru, ia memilih pulang. “Setelah ketemu (korban), saya pulang Pak, mandi,” katanya singkat.
Pantauan di lokasi pemeriksaan, TM digiring dari ruang tahanan menuju ruang penyidik untuk menjalani interogasi.
Sebelumnya, modus pura-pura kena tabrak, kini mulai meresahkan warga Kota Cirebon. Peristiwa tersebut terekam kamera warga di sekitar Jalan Kesambi, tepatnya di pertigaan lampu merah depan Lapas Kelas 1 Cirebon, dan videonya viral di media sosial Facebook, Selasa (16/9/2025).
Dalam rekaman video berdurasi 28 detik itu, terlihat dari arah belakang seorang pria gondrong berkaos hitam dengan tulisan salah satu kelompok motor, berjalan dengan sengaja ke arah mobil yang tengah melintas.
Pria itu kemudian berpura-pura tertabrak, hingga terjatuh di jalan sambil memegangi spion mobil. Tak lama, tubuh pria itu menjatuhkan diri ke aspal, seakan-akan mobil yang tengah berhenti tersebut menabraknya.
Dari kejauhan, tampak seorang pria lain yang diduga rekan pelaku menunggu di atas motor trail tanpa pelat nomor di pinggir jalan.
Diduga, keduanya berencana memanfaatkan situasi untuk menakut-nakuti korban dengan modus pura-pura kecelakaan.
Sontak, pengemudi mobil itu kaget dan langsung sadar akan modus kejahatan tersebut. Pengemudi langsung panik dan tancap gas sambil berteriak meminta pertolongan.
“Tolong..tolong, nih orang pura-pura.. pura-pura ditabrak!” teriak wanita dalam video yang beredar.
Aksi tersebut memicu beragam komentar dari warganet. Banyak yang menduga peristiwa itu merupakan modus baru, untuk melakukan pemerasan dengan berpura-pura menjadi korban kecelakaan lalu lintas.
Belum diketahui asti identitas pria yang melakukan aksi pura-pura ditabrak tersebut. Kejadian ini menimbulkan keresahan, khususnya bagi para pengendara mobil yang khawatir menjadi target kejahatan dengan modus serupa.
Karena dikeramaian dan siang hari saja pelaku berani, apalagi di malam hari yang kondisi jalanannya sepi. Si pengunggah video bahkan mengimbau warga Cirebon agar waspada dan menghafalkan wajah pelaku.
“Hati-hati warga Cirebon hafalkan mukanya, kalau ada yang kenal bisa DM saya, mau saya laporkan kejadian ini ke pihak berwajib agar tidak ada lagi korban,” lanjut keterangan tersebut. (Agus)













































































































Discussion about this post