KAB. CIREBON, (FC).- Pada tanggal 26 Mei kemarin, dalam evaluasi tingkat kewaspadaan dan protokol kesehatan dalam rangka PSBB Jawa Barat, Kabupaten Cirebon yang semula berada dalam zona kuning kini sudah berada pada zona biru. Artinya, daerah tersebut sudah tidak ditemukan kasus Covid-19 secara sporadis.
“Meskipun kita sudah di zona biru, tetapi tetap harus memakai masker, karena walaupun biru belum bebas seratus persen. Kemudian karena kita tahu masyarakat Kabupaten Cirebon ini masih belum ada kesadaran sendiri untuk menjaga kesehatan, seperti cuci tangan hingga memakai masker,” kata Ketua Divisi Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni kepada FC, Jumat (29/5).
Indikator zona biru, Dijelaskan Enny, mungkin dengan kelandaian kasus saat ini dan Kabupaten Cirebon juga sudah melakukan pemeriksaan secara massal yakni dari 824 Swab test hanya menemukan dua yang positif.
“Tetap tetap ya tidak boleh berkumpul di keramaian dulu, harus jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dan ini akan terus dilakukan sampai benar-benar bahwa pemerintah sudah melakukan new normal di Jabar, khususnya di Kabupaten Cirebon,” ungkap Enny.
Masih menurut Enny, bukan karena dua orang yang positif lalu Kabupaten Cirebon masuk zona merah lagi, tentu harus ada penilaian dari banyak unsur, dan yang menilai juga orang-orang profesional.
“Penilaian epidemiologinya secara menyeluruh. Yang menilai pun orang profesional. Dan keputusan level biru itu sebelum kasus dua positif muncul tanggal 27. Yang penting kalau ada yang positif, penanganannya segera, penyisiran dan pencegahannya langsung,” tukas Enny. (Ghofar)


















































































































Discussion about this post