KAB. CIREBON, (FC), – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Teguh Rusiana Merdeka merupakan satu dari 50 anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang hadir di tengah aksi warga Cirebon Timur menggugat jalan rusak di Desa Pabuaran Lor Kecamatan Pabuaran Kabuaten Cirebon, Sabtu (12/4).
Teguh larut di kerumunan masa hingga ikut “Gupak Bareng” sebagai simbol dukungan kepada masyarakat untuk kebaikan Kabuaten Cirebon.
Kepada FC, Teguh mengungkapkan, kehadiran dirinya di tengah-tengah kerumunan masyarakat yang melakukan aksi menggugat Pemerintah Kabupaten Cirebon terkait banyaknya ruas jalan di wilayah timur Kabupaten Cirebon.
Dirinya selaku wakil ketua DPRD Kabupaten Cirebon menganggap bahwa apa yang disuarakan rakyat terhadap pemerintahan Kabupaten Cirebon bukan berarti dirinya anti kritik, apalagi yang dilakukan oleh masyarakat Cirebon Timur ini merupakan aksi yang mendorong demi kebaikan Kabupaten Cirebon
“Ini bagian dari kami selalu anggota DPRD kabupaten Cirebon, kami sangat mendukung langkah-langkah yang dilakukan masyarakat bergerak untuk memperbaiki infrastruktur, kami bukan anti kritik apalagi aksi ini untuk menuntut kebaikan bagi Kabupaten Cirebon,” ungkapnya.
Terkait inti masalah yang dituntut masyarakat wilayah timur Kabupaten itu sendiri soal kondisi beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan agar segera dilakukan perbaikan, Teguh menjelaskan, bahwa ada slot anggaran perbaikan jalan Gebang-Pabuaran khsususnya sekitar Rp10 milyar yang akan direalisasikan pada Juli atau Agustus mendatang.
Sementara, terkait harapan slot anggaran Pokok Fikiran (pikir) dewan agar 60 persen dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur jalan, dirinya menjelaskan bahwa Pokir itu merupakan hasil proses anggota dewan, ketika melaksanakan proses anggota dewan harus menyerap aspirasi masyarakat sesuai Dapil masing-masing.
Salah satu contoh Dapil dirinya di Dapil 5 Kabupaten Cirebon, di lmana untuk memenuhi aspirasi dari 59 desa yang ada di 5 Kecamatan tentunya aspirasi mereka bukan saja terkait infrastruktur tetapi ada hal lain seperti kesehatan, irigasi, sampah dan juga yang lainnya.
Tetapi hal itu kembali lagi kepada pemerintah apa yang menjadi skala prioritasnya, kalau memang persoalan jalan, maka 5 tahun ke depan persoalan jalan harus bisa diselesaikan,
“Kami berharap kepada siapapun yang peduli terhadap Kabupaten Cirebon tolong bersama-sama saling mengawasi saling perbaiki dan yang lainnya, dengan adanya gerakan yang dilakukan kpjt kami berharap Bukan saja di timur tapi seluruh jalan yang berada di wilayah Kabupaten Cirebon akan mulus,” harap Teguh.
Sementara salah seorang kuwu di Cirebon timur kuwu Babakan Gebang Yeni Setiati menyambut baik terkait dengan upaya masyarakat yang melakukan aksi agar pemerintah Kabupaten Cirebon segera memperbaiki kondisi jalan di wilayah timur Kabupaten Cirebon.
Menurutnya bahwa dirinya hadir di tengah-tengah masyarakat atas nama masyarakat yang seringkali menggunakan akses jalan tersebut, dimana salah satu korban adalah kendaraan roda empat miliknya yang seringkali mengalami kerusakan akibat kondisi jalan rusak tersebut.
Lanjut disampaikannya bahwa selain itu juga dirinya sebagai guru sering mendapat keluhan dari masyarakatnya terutama mereka yang diantar ke rumah sakit dengan kondisi jalan yang rusak mereka sering mempertanyakan kepada dirinya agar bisa mengusulkan ke Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk segera dilakukan perbaikan karena dengan kondisi jalan seperti yang diketahui sangat rusak parah tersebut justru menambah sakit pasien yang akan berobat ke rumah sakit waled.
“Aksi seperti ini cukup baik minimalnya Pemerintah Kabupaten Cirebon telah ditegur oleh masyarakat walaupun kami tahu bahwa pelaksanaan untuk memperbaiki Jalan tidak bisa serta merta harus saat itu juga dilakukan namun perlu waktu karena ada tahapan dan prosedurnya,” paparnya. (Nawawi)











































































































Discussion about this post