KAB. CIREBON, (FC).- Lima mobil Bus PO Sahabat terbakar di parkiran di wilayah Desa Tegalsari Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon, Rabu (18/10). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran hebat tersebut. Pertama kali api diketahui sekira pukul 11.30 WIB.
Komandan Pos Damkar Weru, Kabupaten Cirebon, Sutisno menjelaskan, kebakaran sendiri diduga akibat arus pendek listrik atau korsleting salah satu bus yang tengah diperbaiki.
“Kebakaran saat ini diduga kuat akibat arus pendek listrik saat satu bus sedang dilakukan perbaikan, sehingga api langsung menyala dan membakar mobil bus yang tepat di sebelahnya,” katanya, Rabu (18/10).
Dalam kebakaran tersebut, pihaknya menerjunkan lima untit mobil pemadam kebakaran. “Kami mengerahkan 5 armada untuk memadamkan api yang membakar bus di PO Sahabat. Dan selama 30 menit akhirnya api bisa dipadamkan” katanya.
Sutisno mengungkapkan, dalam peristiwa tersebut, kata dia, sebanyak lima mobil bus milik PO Sahabat yang sedang terpakir mengalami kebakaran hebat.
“Ada lima bus yang terbakar, dua di antaranya hangus total dan tiga mobil bus lainnya terbakar hingga 80 persen,” katanya.
Terkiat kerugian, kata Sutisno, pihaknya belum mengetahui berapa kerugian yang dialami oleh PO Sahabat.
“Kami belum mengetahui kerugiannya berapa. Masih dihitung oleh PO Sahabat sendiri, sedangkan untuk korban jiwa alhamdullilah nihil,” katanya.
Sementara, Kanit Reskrim Polsek Plered, Ipda Zupri saat menerima informasi adanya kebakaran, pihaknya langsung bergegas ke lokasi kejadian dan mengamankan lokasi. Kata dia, ada lima armada yang melakukan pemadaman. Sekitar 30 menit sudah padam.
“Sekarang tinggal kepulan asapnya saja. Petugas damkar sedang melakukan pendinginan,” jelasnya.
Disinggung soal penyebab kebakaran, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan saksi.
“Ada lima mobil terbakar, tidak ada korban jiwa. Penyebabnya masih dalam penyelidikan,” tandasnya.
Sementara itu, pihak PO Sahabat saat dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan. (Ghofar)










































































































Discussion about this post