INDRAMAYU, (FC).- Sebaran zona covid-19 yang memiliki resiko tinggi di kabupaten Indramayu terus bertambah. Sedikitnya ada 23 Kecamatan di kabupaten Indramayu yang masuk zona merah dan memiliki resiko tinggi penyebaran covid-19.
Data ini mengalami peningkatan jika dibandingkan data labeling zona sesuai risiko Covid-19 tanggal 13 Oktober – 26 Oktober yang hanya 21 kecamatan masuk zona merah
Berdasarkan data penyebaran Covid-19 di kabupaten Indramayu per kecamatan tanggal 27 Oktober – 8 November, dari 31 Kecamatan di kabupaten Indramayu, ada sebanyak 23 kecamatan yang masuk zona merah dan memiliki resiko tinggi penyebaran covid.
Kemudian 3 Kecamatan memiliki resiko yang sedang, dan 3 Kecamatan memiliki resiko rendah. Sedangkan 2 kecamatan lainya menunjukan tidak terdampak masuk zona hijau.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, wilayah yang masuk kategori zona hijau atau tidak terdampak penyebaran covid-19 ada 2 Kecamatan yakni Kecamatan Bangodua dan Kecamatan Pasekan.
“Untuk kecamatan yang masuk zona kuning dan memiliki resiko rendah ada 3 Kecamatan yakni kecamatan Bongas, Kecamatan Cikedung, Kecamatan Tukdana, Sedangkan untuk kecamatan yang masuk zona Oranye yang memiliki resiko sedang ada 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Krangkeng, Kecamatan Kedokanbunder, Kecamatan Sukagumiwang,” ungkapnya
Sementara, lanjut Deden, untuk 23 kecamatan yang dinyatakan masuk dalam zona merah adalah Kecamatan Gantar, Anjatan, Patrol, Sukra, Haurgeulis, Cantigi, Losarang, Kandanghaur, Gabuswetan, Kroya, Arahan, Lohbener, Lelea, Widasari, Indramayu, Sindang, Balongan, Jatibarang, Juntinyuat, Sliyeg, Karangampel, Kertasmaya dan Kecamatan Terisi.
“Sebaran labeling zona sesuai risiko ini merupakan hasil data yang diperoleh Satgas Covid-19 pada tanggal 27 Oktober-08 November,” ungkapnya
Dari data tersebut, Kata Deden, memang ada beberapa kecamatan yang mengalami penurunan status, dan ada pula yang statusnya meningkat seperti di Kecamatan Terisi dan kecamatan Haurgelis yang tadinya masuk zona oranye sekarang zona merah
“Kami menghimbau kepada masyarakat di Kabupaten Indramayu agar mentaati protokol kesehatan dengan memperhatikan tiga M yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak,” ujarnya
Sementara itu, berdasarkan data yang tercatat di Gugus tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Indramayu, pasien yang terkonfirmasi positif sebanyak 425 orang dengan rincian 24 orang meninggal, 242 orang sembuh dan 159 orang masih dalam perawatan. (Agus)















































































































Discussion about this post