KAB.CIREBON, (FC).- Minat masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di SMK Muhammadiyah Lemahabang terus menunjukkan tren positif.
Meski Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sekolah negeri masih berlangsung, jumlah calon peserta didik yang mendaftar di sekolah tersebut telah melampaui target yang ditetapkan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Muhammadiyah Lemahabang, Jimmy Karlsson, mengatakan hingga Senin (29/6), jumlah pendaftar Program Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) telah mencapai sekitar 620 orang.
“Antusiasme masyarakat cukup tinggi meskipun proses SPMB di sekolah negeri belum selesai. Jumlah pendaftar terus bertambah setiap harinya,” ujar Jimmy.
Dari total pendaftar tersebut, sekitar 420 calon siswa telah menyelesaikan proses pendaftaran dan saat ini sedang menjalani tahapan daftar ulang.
Menurut Jimmy, jumlah peserta didik yang resmi diterima baru dapat dipastikan setelah seluruh proses daftar ulang selesai dilaksanakan.
“Tahapan daftar ulang masih berjalan sehingga jumlah siswa yang benar-benar masuk akan diketahui setelah seluruh proses selesai,” katanya.
Pada tahun ajaran 2026/2027, SMK Muhammadiyah Lemahabang menargetkan menerima 600 peserta didik baru yang akan ditempatkan dalam 16 rombongan belajar (rombel).
Namun, pihak sekolah memperkirakan jumlah pendaftar masih akan bertambah mengingat pelaksanaan SPMB sekolah negeri tahap kedua masih berlangsung.
“Kami masih membuka pendaftaran. Kemungkinan jumlah calon siswa akan terus bertambah hingga proses SPMB negeri berakhir,” ungkapnya.
Tahun ini, SMK Muhammadiyah Lemahabang membuka tiga kompetensi keahlian, yakni Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Sepeda Motor (TSM), dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
Program TKR disiapkan sebanyak enam rombel dengan fokus pada pemeliharaan dan perbaikan kendaraan roda empat.
Sementara TSM juga membuka enam rombel yang membekali siswa dengan kompetensi di bidang otomotif roda dua. Adapun TKJ membuka empat rombel dengan materi pembelajaran yang mencakup jaringan komputer, teknologi informasi, hingga instalasi fiber optik.
“Ketiga jurusan tersebut masih menjadi pilihan utama masyarakat karena memiliki prospek kerja yang cukup luas dan dibutuhkan dunia industri,” jelas Jimmy.
Apabila jumlah peserta didik yang melakukan daftar ulang melebihi target penerimaan, pihak sekolah telah menyiapkan skema penyesuaian jumlah siswa di setiap rombongan belajar sesuai ketentuan yang berlaku.
“Keputusan mengenai penambahan jumlah siswa per kelas akan ditetapkan setelah seluruh data daftar ulang dinyatakan final,” pungkasnya. (Nawawi)









































































































Discussion about this post