KAB.CIREBON, (FC).- Turnamen Catur Terbuka tingkat Kecamatan Gebang dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 resmi berakhir, Sabtu (27/6) malam.
Kejuaraan yang digelar Polsek Gebang, Polresta Cirebon, selama tiga hari itu tak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sekaligus melahirkan bibit-bibit pecatur muda potensial.
Kapolsek Gebang, AKP Wawan Hermawan, mengatakan seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat sportivitas.
Menurutnya, turnamen tersebut merupakan bagian dari upaya Polri membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga yang bersifat edukatif.
“Turnamen ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Alhamdulillah seluruh pertandingan berjalan lancar dan mampu melahirkan para juara yang menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.
Wawan menegaskan, nilai utama yang ingin ditanamkan dalam kejuaraan tersebut bukan semata-mata mengejar kemenangan, melainkan membangun karakter para peserta melalui olahraga catur.
“Catur mengajarkan kesabaran, ketelitian, kemampuan berpikir strategis, serta sportivitas. Nilai-nilai inilah yang kami harapkan tumbuh pada setiap peserta,” katanya.
Turnamen menggunakan sistem kelas umum, sehingga peserta dari berbagai kelompok usia bertanding dalam satu kategori.
Format tersebut memberi kesempatan kepada pecatur muda untuk mengasah kemampuan dengan menghadapi lawan yang lebih berpengalaman.
Menurut Wawan, pola pertandingan seperti itu diharapkan mampu mempercepat proses pembinaan sekaligus meningkatkan mental bertanding para atlet muda.
Melalui penyelenggaraan turnamen ini, Polsek Gebang juga berharap olahraga catur semakin berkembang di tengah masyarakat dan menjadi salah satu sarana pembinaan generasi muda.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan, tidak hanya di Gebang tetapi juga di wilayah lain, sehingga lahir lebih banyak pecatur berbakat yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional,” ungkapnya.
Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Zammil Zaenu Ali, pecatur berusia 15 tahun yang berhasil menembus babak final dan meraih posisi runner-up setelah mengalahkan sejumlah pemain senior.
Prestasi tersebut dinilai menjadi bukti bahwa potensi pecatur muda di Kecamatan Gebang cukup menjanjikan apabila mendapat pembinaan yang berkelanjutan.
“Zammil menunjukkan kemampuan yang luar biasa. Di usianya yang masih muda, ia mampu bersaing dengan para pemain senior hingga meraih juara kedua. Ini menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga catur di daerah,” pungkas Wawan.
Selain menjadi ajang kompetisi, Turnamen Catur Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan mampu memperkuat semangat sportivitas, mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, serta menjadi titik awal lahirnya atlet-atlet catur berprestasi dari Kabupaten Cirebon. (Nawawi)










































































































Discussion about this post