Sementara pemerhati dunia pendidikan dari Cirebon Timur, Agus Nurohman, sangat mengapresiasi terhadap desa yang memiliki program kepedulian terhadap dunia pendidikan yang ada diwilayahnya.
Agus menegaskan, mungkin baru Desa Kudukeras yang sudah berani mendorong semangat anak-anak didik yang juga adalah masyarakatnya sendiri untuk selalu memiliki semangat belajar dan terus berlomba berprestasi.
Bentuk kepedulian seperti ini diharapkan bisa ditiru juga oleh desa lain sehingga semangat, kualitas belajar anak-anak semakin lebih baik, seperti mewujudkan program desa pintar contohnya.
“Bentuk kepedulian selain beasiswa bisa juga dengan pemberian fasilitas belajar seperti komputer atau juga pemberian reward kepada para guru berprestasi, sehingga mutu dan kualitas pendidikan akan bersaing kearah lebih baik,” ungkapnya. (nawawi)















































































































Discussion about this post