KOTA CIREBON, (FC).- Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati dalam keterangan melalui virtual mengakui, dirinya telah terpapar Covid-19. Selain melakukan isolasi mandiri di rumah dinasnya, Eti melakukan olahraga dan berjemur secara rutin.
Eti mengatakan, diketahui terpapar Covid-19 setelah menjalani tes swab pada Minggu (27/6).
“Iya saya terpapar Covid-19. Virus ini bisa menginfeksi siapapun. Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat untuk patuh menjalankan, bukan hanya 3M tapi 5M,” jelasnya kepada FC, Senin (28/6).
Eti juga mengajak semua lapisan masyarakat di Kota Cirebon, untuk bersama-sama melawan Covid-19. Harapannya semoga kedepan pandemi ini segera berakhir. Iya, diharapkan semuanya saling mendukung, saling menguatkan ditengah pandemi ini,” imbuhnya.
Sebelumnya, Walikota Cirebon Nashrudin Azis mengaku sudah mendapatkan informasi Wakil Walikota, Eti Herawati terkofirmasi positif Covid-19. Dirinya terkejut, pasalnya dalam menjalankan aktivitasnya Eti sangat ketat menerapkan protokol kesehatan.
Baca Juga: Pemkot Cirebon Perketat PPKM Mikro, Aktifitas Dibatasi sampai Jam 8 Malam
“Beliau dalam menerapkan prokesnya sangat ketat. Makanya saya cukup kaget saat tahu beliau positif. Tapi Alhamdulillah, Bu Eti dalam kondisi baik dan stabil walaupun terpapar Covid-19. Saat ini tengah menjalani isolasi mandiri di rumah dinasnya,” ucap Azis.
Azis mengajak kepada masyarakat untuk mendoakan Eti, agar segera pulih, sehat seperti sedia kala.
Secara umum, doakan juga semua pasien positif Covid-19 maupun yang sedang sakit lainnya. “Untuk Bu Eti, termasuk untuk semua yang sedang sakit, mari kita doakan agar semua sehat kembali,” katanya.
Sementara Sekda Kota Cirebon Agus Mulyadi menyampaikan, pihaknya sudah berkomunikasi melalui telepon dengan Bu Wakil tadi pagi.
Diketahui kondisinya sehat tanpa gejala, saturasinya normal. Salah satu anaknya juga ikut terpapar Covid-19. Hal itu berdasarkan hasil testing yang dilakukan tim RSD Gunung Jati.
Dikatakan pria yang akrab disapa Gusmul ini, tim medis daru RSD Gunung Jati terus memonitor secara intensif kondisi dari Wawali dan keluarga. Kemudian, ajudan pribadi, asisten dan driver akan dilakukan tracing.
“Ruang kerja Bu Wakil ditutup untuk sterilisasi oleh KPBD. Mohon doa dari masyarakat Kota Cirebon, mudah-mudahan ibu wakil dan keluarga tetap diberi kekuatan dan bisa melalui ujian ini dengan baik,” pungkasnya.(Agus)


















































































































Discussion about this post