KAB. CIREBON, (FC).- Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Karya Sejahtera Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun 2023 bertempat di Aula Islamic Center, Desa Kertawinangun, Kecamaatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Rabu (15/2).
Dalam Rapat Anggota Tahunan ini dihadiri langsung Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningsih, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Dadang Suhendra, Wakil Dekopinda, jajaran pengurus dan pengawas KPRI Karya Sejahtera beserta anggota.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningsih menyampaikan, setiap rapat anggoata tahunan ini, keinginan Pemerintah Kabupaten Cirebon adalah dapat mewujudkan standar hidup layak masyarakat melalui pemenuhan hak-hak dasar, terutama kebutuhan pokok masyarakat dan penciptaan rasa aman, damai dan tentram. Lanjut Ayu sapaan akarabnya berharap, untuk semua anggota yang aktif untuk menerapkan (3S) Senang meminjam, senang menyimpan, senang membayar.
“Jangan sampai ada nunggak, bahkan sampai tidak membayar, karena berlangsungnya koperasi ada komitmen peran anggota yang aktif,” kata Ayu.
Ayu menambahkan, keberadaan koperasi KPRI Karya Sejahtera di lingkungan Kabupaten Cirebon ini telah dirasakan manfaatnya bagi para anggotanya. “Dengan adanya koperasi Karya Sejahtera secara tidak langsung akan ikut mengangkat kinerja para pegawai di dinasnya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Dadang Suhendra mengatakan, Koperasi Karya Sejahtera pada tahun ini ada peningkatan walaupun data jumlah koperasi yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon cukup banyak. Dadang menjelaskan, dengan banyaknya koperasi yang ada di Kabupaten Cirebon ini tentunya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk selalu membantu koperasi dari berbagai sektor.
Ditambah, anggota terus berkurang karena pensiun dan meninggal dunia maka perlu ada kebijakan khusus dari pemerintah daerah untuk menjaring anggota baru ASN (PNS dan PPPK). “Tugas kita bagaimana untuk ikut mengembangkan dan mengembangkan usaha yang dilaksanakan koperasi, terutama koperasi sejahtera yang memerlukan perhatian dan support dari pemerintah daerah baik himbauan maupun anjuran untuk menjadi anggota aktif,” katanya.
Dadang menambahkan, kepada para anggotanya wajib berupaya semaksimal mungkin dengan berkomitmen dan bertanggung jawab apa yang disampaikan Wabup Ayu senang meminjam senang menyimpan senang membayar, karena sejatinya Koperasi Karya Sejahtera ini merupakan milik bersama para anggotannya.
“RAT bukan hanya sekedar acara seremonial belaka, tetapi harus menjadi spirit, untuk melakukan perubahan demi terbangunnya ekonomi yang kuat dengan menjadi koperasi sebagai penopangnya,” harapnya. (Hamam)















































































































Discussion about this post