KAB. CIREBON, (FC).- Universitas Muhammadiyah Cirebon mengadakan pembekalan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di gedung Convertion Hall UMC, yang dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), seperti pengecekan suhu sebelum memasuki gedung CH, penggunaan handsanitizer, tempat duduk yang berjarak dan wajib menggunakan masker bagi seluruh peserta KKM, Jumat (17/7).
Kegiatan pembekalan ini dihadiri oleh Rektor Universtias Muhammadiyah Cirebon, Khaerul Wahidin, seluruh Wakil Rektor, Dekan, Dosen-dosen pembimbing KKM, serta seluruh peserta KKM dengan menggunakan pakaian hitam-putih dan almamater UMC.
Pembekalan KKM yang bertema ‘Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Pangan Serta Perlindungan Berkarya di Masa Pandemi Covid 19 Bagi Terwujudnya Kesejahteraan Masyarakat’ diikuti sekitar 600 mahasiswa, yang dibagi menjadi 2 sesi.
Sesi pertama dilaksanakan pada pukul 08.00-10.00, yaitu dari Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP), dan Fakultas Teknik (FT). Sedangkan untuk sesi kedua dilaksanakan pada pukul 13.00-16.00, dengan peserta dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Hukum (FH), dan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES).
Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon, Khaerul Wahidin mengatakan, KKM merupakan salah satu program penting dari setiap perguruan tinggi, karena ada dimensi pengabdian pada masyarakat, dengan wujud formalnya yaitu KKM. Oleh karena itu, KKM menjadi suatu yang harus dilakukan secara serius dan sungguh-sungguh.
“Pada kali ini kita menggandeng (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Forkopimda, seperti Bupati, Dandim, Kapolres, dan Kejaksaan. Mereka sudah melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat penanggulangan Covid-19, dan kita tinggal ikut saja di belakangnya,” jelas Khaerul.
Muh. Farouq Khatami, sebagai Ketua BEM sekaligus peserta KKM Universitas Muhammadiyah Cirebon mengutarakan, KKM pada masa pandemi ini berlangsung di desa masing-masing. Karena pemanfaatan teknologi di dalam pandemi Covid-19 ini, membuat mahasiswa harus siap dan sanggup. Kedepannya tantangan bangsa Indonesia lebih besar lagi, oleh karena itu sebagai penerus generasi bangsa harus bisa membaur pada setiap situasi kondisi negara.
“Harapan saya, KKM berjalan dengan lancar, karena apapun situasinya tugas mahasiswa itu di dalam perguruan tinggi, proses pengimplementasian dharma di daerahnya masing-masing itu bisa terlaksana. KKM juga merupakan salah satu tugas mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat,” ujar Farouq. (Indah)


















































































































Discussion about this post