MAJALENGKA, (FC), – Ramainya pemberitaan tentang wacana akan dicalonkannya Fasya Ungu alias Sigit Purnomo dan Deny Cagur di Pilkada Majalengka mendatang oleh DPD PAN Majalengka menuia tanggapan dari berbagai pihak.
Ada yang menyambutnya dengan positif, namun tidak sedikit pula komentar nada miring terkait wacana pencalonan publik pigur kedua artis tersebut.
Dalam tanggapan yang bernada miring tersebut, menyebut bahwa wacana pencalonan Bacabup dan Bacawabup Majalengka untuk Pilkada di 2024 adalah terlalu dini.
Apalagi saat ini pemerintah sedang bergelut menangani pandemi Covid – 19, jadi sebaiknya semua elemen baik itu eksekutif maupun legislatif terpokus dalam penanganan Covid – 19 karena pemilu masih jauh.
“Sebaiknya kita jangan berbicara pilkada dululah, kan waktunya juga masih lama, apalagi saat ini jabatan Bupati – Wakil Bupati Majalengka baru berjalan tiga tahun,” ujar seorang pimpinan parpol yang ada di Kabupaten Majalengka.
Pernyataan diatas mendapat tanggapan serius dari Ketua MPP PAN Majalengka H.Tete Sukarsa.
Dia mengatakan tidak elok baginya manakala kebijakan PAN mewacanakan kader partainya maju di Pilkada Majalengka mendatang, ditanggapi miring oleh orang diluar partai PAN.
“Ya tidak elok saja, kalau kebijakan PAN ditanggapi oleh orang orang partai diluar PAN,” Ujar H.Tete Sukarsa saat berkunjung ke Kantor PWI Majalengka, Rabu (12/1).
Dikatakan H.Tete, akan dicalonkannya dua pablic pigur artis papan atas karena mereka adalah kader partai yang saat ini duduk di DPP PAN, sehingga sah sah saja manakala di calonkan.
“Sebaiknya Sesama Bus Kota jangan saling mendahului, urusi saja partainya masing masing,” ujar H.Tete.
Lebih jauh H.Tete mengatakan, pencalonan Fasya Ungu dan Deny Cagur adalah untuk meningkatkan semangat para kader partai serta menarik pemilih di pemilu 2024 mendatang. Hal ini adalah bagian dari setrategi politik.
Saat ini PAN di Majalengka meraih 5 kursi DPRD Kabupaten Majalengka. Sehingga dengan akan di calonkannya Fasya Ungu dan Deny Cagur diharap di pemilu yang akan datang bisa meraih kursi DPRD lebih banyak lagi.
“Target kami untuk DPRD Kabupaten Majalengka PAN bisa meraih 12 kursi, sehingga bisa memajukan paket pasangan Fasya Ungu – Deny Cagur di Pilkada mendatang tanpa harus berkualisi dengan partai lain,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Rona Firmansyah selaku Ketua DPD PAN yang turut hadir di PWI Majalengka, wacana akan dicalonkannya Fasya Ungu – Deny Cagur di Pilkada Majalengka adalah hal yang serius dan bukan isapan jempol belaka.
Langkah ini diambil untuk mendongkrak perolehan suara PAN di Pemilu 2024 mendatang.
“Pemasangan baligho PAN dengan memasang foto kedua artis papan atas tersebut sudah seijin Ketum DPP PAN. Sehingga baginya tidak ada permasalahan dan dipersilahkan masyarakat untuk menilainya,” ujar Rona.
Dikatakan Rona, dengan sudah ramainya pemberitaan baik di media cetak maupun on line dan pemasangan baligho terkait akan di calonkannya Fasya Ungu-Deny Cagur membawa sisi positif bagi PAN itu sendiri.
Hal ini dibuktikan dengan sudah adanya 12 mantan Kades di Kabupaten Majalengka dan beberapa pejabat yang jelang Purna bakti akan merapat atau bergabung di PAN dan siap menjadi Caleg baik untuk tingkat kabupaten Majalengka ataupun tingkat Provinsi Jabar.
“Alhamdulillah semenjak ramai pemberitaan kedua artis papan atas akan dicalonkan di Pilkada Majalengka mendatang, sudah ada 12 mantan kades dan pejabat yang mau pensiun telpon ke saya, dia siap bergabung dan membesarkan PAN di Majalengka,” ujar Rona.
Baginya selaku Ketua DPD PAN Majalengka, apapun akan dijalankan setiap titah yang diberikan oleh Ketum DPP PAN Zulkifli Hasan demi kebesaran partai, apalagi beliau akan memberikan reward dengan memberikan kader partainya yakni Fasya Ungu-Deny Cagur menjadi Cabup-Cawabup manakala PAN di Majalengka mendapatkan satu tiket untuk pengusungannya..(Munadi).















































































































Discussion about this post