KAB. CIREBON, (FC).- Dalam rangka membantu pemerintah mengentaskan anak-anak putus sekolah serta menaikkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Cirebon. Karang Taruna Kabupaten Cirebon melakukan kerjasama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Ghifari.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Cirebon, Eka Wildanu menjelaskan, kerjasama dengan PKBM Al Ghifari adalah untuk pemberdayaan dan peningkatan SDM, khususnya warga Karang Taruna Kabupaten Cirebon. Menurutnya, bukan sekedar pengurus tetapi semua usia, mulai dari usia 13-45 tahun. Hal tersebut diatur sesuai dengan Permensos Nomor 25 tahun 2019.
“Tetapi yang di-MoU-kan dengan PKBM Al Ghifari itu baru yang berusia mulai dari 13-20 tahun saja. Karena terkait dengan pembiayaan dan lain sebagainya. Sasaran di luar usia itu (13-20), bukan kita tidak mau mengurusi, tetapi nanti secara bertahap kita MoU-kan,” jelas Eka kepada FC, Rabu (12/1).
Saat ditanya berapa jumlah warga Karang Taruna yang mau melanjutkan kesetaraan Paket A, B dan C, eka menjelaskan, dirinya belum memetakan. “Belum kita petakan. Kan baru kemarin MoU-nya. Kami akan memetakan dulu, mulai dari pemetaan dijajaran pengurus, ada berapa sih yang mau melanjutkan kesetaraan itu, tetapi yang usia 13-20 tahun. Tapi di luar itu usia 21-45 tahun nanti secara teknis belum diatur, mungkin ringan atau dapat diskon,” papar Eka.
Diharapkan Eka, dengan diadakannya MoU antara PKBM Al Ghifari dengan Karang Taruna, minimalnya pengurus Karang Taruna ke depan itu minimal setingkat SMA semua. Masih dikatakan Eka, ketika pengurus Karang Taruna itu juga ingin melanjutkan ke jenjang lebih tingginya, dirinya sudah menyediakan kuliahnya. “Bahkan kita sudah MoU dengan UMC. Ketika lulus Paket A bisa lanjutkan ke jenjang lebih tingginya,” kata Eka.
Eka mengakhiri, tujuan diadakan kerjasama salah satunya adalah untuk membantu pemerintah dalam hal peningkatan IPM, juga dalam rangka membantu pemerintah dalam hal anak yang putus sekolah.
Sementara, Kepala Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Ghifari, Tati Setiawati mengaku, ini baru pertama kalinya PKBM Al Ghifari bekerjasama dengan pihak manapun. Diakuinya, kerjasama dengan Karang Taruna ini adalah untuk mengentaskan anak-anak yang putus sekolah, khususnya yang dikerjasamakan dengan Karang Taruna untuk usia 20 tahun ke bawah, tanpa dipungut biaya sepeserpun alias gratis. Di PKBM yang beralamat di Desa Bakung Kidul, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon itu memiliki layanan kesetaraan, seperti Paket A setara SD, Paket B setara SMP dan Paket C setara SMA.
“Nanti Karang Taruna yang merekrut siswanya. Selama yang dilaksanakan oleh PKBM Al Ghifari itu ya langsung merekrut ke desa-desa. Nah kita ingin mempunyai gerakan lain, yaitu salah satunya adalah merangkul Karang Taruna,” katanya. PKBM yang berdiri sejak 2010 ini memiliki tata cara pembelajaran kesetaraan ini yang dikerjasamakan dengan Karang Taruna Kabupaten Cirebon, yaitu secara online dan tatap muka.
“Harapan tujuan kerjasama ini adalah bisa meningkatkan IPM di Kabupaten Cirebon,” harapnya sembari menambahkan, untuk pembelajaran kesetaraan ini peserta didik dalam setiap tahun selalu bertambah, per tahun PKBM kita sudah meluluskan 150an siswa. (Ghofar)















































































































Discussion about this post