KUNINGAN, (FC).- Bentuk perhatian perlindungan dan pemenuhan hak perempuan dan anak yang menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah Kabupaten menggelar Focus Group Discussion (FGD), bertempat di ruang Rapat Linggarjati.
Sekretaris Daerah Kuningan, H Dian Rachmat Yanuar menyampaikan, kegiatan FGD bisa menghasilkan kesepakatan bersama terkiat pemenuhan dan perlindungan serta peningkatan upaya pencegahan dan pelayanan terhadap perempuan dan anak. “Baik layanan hukum, kesehatan, pendidikan dan lainnya yang akan memudahkan kita semua untuk berkoordinasi,” kata Dian, kemarin.
Dian menyebutkan kegiatan perlindungan dan pemenuhan hak perempuan dan anak di Kabupaten Kuningan perlu adanya kesepakatan bersama dari semua pihak baik vertikal maupun perangkat daerah. “Untuk itu, perlu adanya kesatuan gerak dan persepsi tentang penanganan kasus atau permasalahan anak dan perempuan, agar tercipta sebuah sistem terpadu penanganan kasus perempuan dan anak berhadapan dengan hukum serta persoalan sosial lainnya,” jelas Dian.
Kesatuan ini, disebutkan Dian, perlu diawali dengan sebuah ikatan kesepakatan bersama, dan ditindaklanjut dengan rencana aksi yang lebih signifikan. Dia menyampaikan ada beberapa rencana aksi penanganan kasus anak dan perempuan yakni, sistem penanganan permasalahan anak dan perempuan di berbagai sektor, Pendirian Rumah Aman atau Shelter bagi perempuan dan anak.
Kemudian, masih Dian, sistem informasi dan sosialisasi untuk upaya pencegahan kasus perempuan dan anak, pengawasan melekat terhadap perijinan operasional lembaga-lembaga pendidikan baik yang formal maupun yang non formal serta pengawasan melekat akan pemenuhan hak-hak anak dan perempuan.
Sementara itu, Ketua PN Kuningan, Ali Sobirin menyampaikan, kegiatan FGD ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Kuningan, karena dengan sinegritas dan kerjasama akan menghasilkan keberhasilan untuk mecapai target utama yakni perlindungan dan pemenuhan hak perempuan dan anak di Kabupaten Kuningan.
“Mari kita bergandengan tangan bersama-sama karena sebuah keberhasilan harus ada kekompakan dan kerjasama. Anak-anak ini merupakan generasi emas penerus bangsa yang harus kita lindungi dan penuhi hak-haknya sama halnya juga dengan semua kaum-kaum perempuan yang ada di Kabupaten Kuningan,” jelasnya.
Hadir pada kegiatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kuningan, Wakil Bupati Kuningan, Ketua Pengadilan Negeri Kuningan, Plt Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan, Kepala Pengadilan Agama, Kapolres yang diwakili oleh Kanit PPA, dan Dandim 0615 Kuningan serta SKPD terkait yaitu DPPKBP3A, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan dan RSUD 45 Kuningan. Selain itu kegiatan juga diikuti oleh Kepala BNN Kabupaten Kuningan, Kepala Bapas Cirebon dan Lapas Kuningan. (Ali)















































































































Discussion about this post