KOTA CIREBON, (FC).- Pandemi Covid-19 telah memberikan tekanan yang sangat besar terhadap kondisi perekonomian. Tekanan lebih besar dirasakan daerah yang mengandalkan pendapatan dari perdagangan jasa.
Kota Cirebon adalah salah satu kota yang mengandalkan sektor tersebut.
Bagaimana kondisinya saat ini?
Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cirebon Sosroharsono, dalam kondisi normal, rata-rata pertumbuhan dan aktivitas ekonomi Kota Cirebon dapat mencapai 8,3% perbulan.
Namun dalam keadaan pandemi Covid-19 ini mengalami penurunan.
Data investasi yang ada di Dinas DPMPTSP Kota Cirebon mencatat pada Triwulan I 2021 terdapat 16 perusahaan baru dan 33 heregistrasi.
Nilai total investasi Rp184,2 miliar atau sebesar 36,83 persen dari target tahunan sebesar Rp500 miliar.
Kemudian pada Triwulan II terdapat 7 perusahaan baru dan 12 heregistrasi, dengan total nilai investasi Rp106,7 miliar atau sebesar 21,33 persen dari target tahunan.
“Jadi, pencapaian pada Triwulan I dan II tahun 2021 adalah 58,16 persen atau sebesar Rp290,9 miliar,” sebutnya.
Dari data itu, kata mantan Kabag Perekonomian ini, terlihat pada Triwulan I terdapat pertumbuhan positif terhadap investasi.
Namun pada triwulan II mengalami penurunan.
Penurunan ini disebabkan karena tekanan pandemi Covid-19 yang seiring meningkat. Sehingga pelaku usaha terhambat untuk mewujudkan usahanya.
Rata-rata pertumbuhan di Triwulan I sebesar 12,27 persen perbulan, sedangkan pada Triwulan II sebesar 7,11 persen atau mengalami penurunan sekitar 5,16 persen.
Sementara Kabid Penanaman Modal Hanry David berharap, pertumbuhan investasi pada Triwulan III dan IV dapat mencapai 5,0 persen atau setara dengan Rp20 miliar perbulannya.
Hal ini, kata dia, berdasarkan data dan perhitungan triwulan sebelumnya. Untuk itu diharapkan pada tahun 2021 ini dapat tercapai sekitar 80 persen dari target yang di tetapkan.
“Perhitungan optimis yang dapat dicapai pada tahun 2021 akan berkisar antara 70-80 persen. Semoga target ini dapat tercapai, tentunya diharapkan seiring terbentuknya herd imunity di masyarakat dan tekanan pandemi Covid-19 yang berkurang,” tuntasnya. (Agus)















































































































Discussion about this post