KAB. CIREBON, (FC).- Selama bulan Ramadan, PMI Kabupaten Cirebon tetap membuka pelayanan kegiatan donor darah. PMI setempat membuka pelayanan menjelang berbuka puasa dan setelah salat tarawih.
Ketua PMI Kabupaten Cirebon, Hj Rd Sri Heviyana mengatakan, selama bulan puasa Ramadan pelaksanaan kegiatan pelayanan donor darah tetap buka seperti biasa.
Namun, hanya waktunya saja yang berubah. Hal tersebut demi memenuhi kebutuhan dan pemenuhan stok darah di unit transfusi darah (UTD) PMI Kabupaten Cirebon.
“Selama pandemi Covid-19 ini, stok darah di kami turun drastis, hingga 50 persen lebih. Untuk pemenuhan stok darah. Sebelum bulan puasa kemarin kita kejar, agar stok darah di PMI aman,” kata Heviyana, kemarin.
Dengan berubahnya waktu pelayanan donor darah, hal tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat yang sudah terbiasa rutin mendonorkan darahnya, agar dapat tetap menyalurkannya.
“Orang sakit (membutuhkan darah) tidak mengenal waktu. Makanya kami tetap mengadakan pelayanan donor darah, tujuannya adalah agar stok darah di kami tidak kekurangan. Waktu pelayanan menjelang berbuka puasa dan seusai salat tarawih,” ungkap Heviyana.
Perlu diketahui, bagi calon pendonor itu tidaklah sembarangan, pertama usia 17 – 65 tahun, kedua pendonor harus dalam kondisi sehat, ketiga tidur berkecukupan dan keempat tidak boleh mengangkat beban berat sebelum diambil darahnya, serta berat badan tidak boleh kurang dari 50 kilogram.
“Dengan donor darah itu sebenarnya menjadikan tubuh kita sehat, terutama untuk para ibu-ibu, dengan donor darah ini tidak perlu lagi skin care, cukup dengan donor darah bisa mencegah penuaan dini juga bisa mengurangi kulit kusam dan sebagainya, termasuk bagi kaum lelaki pun sama, manfaatnya banyak, diantaranya adalah mencegah penyakit jantung sampai 88%, nah terus juga mencegah kolesterol, kanker dan lainnya. Donor darah sangat luar biasa,” pungkasnya. (Ghofar)












































































































Discussion about this post