KAB. CIREBON, (FC).- Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Kabupaten Cirebon I Sumber atau Samsat Sumber tetap melakukan pelayanan seperti biasanya. Hanya saja mungkin saat ini pelayanan lebih diperketat, seperti pengecekan suhu tubuh dan penggunaan hand sanitizer sebelum memasuki area pelayanan.
Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Kabupaten Cirebon I Sumber, Dwiyanti Prettia Nawati mengaku, pihaknya tidak membatasi terhadap masyarakat atau wajib pajak (WP,-red), karena rata-rata wajib pajak sudah mengetahui bahwa di Jawa Barat termasuk Kabupaten Cirebon sudah ada penyebaran virus corona.
“Pelayanan Samsat berjalan seperti biasa, namun kami menggunakan prosedur sesuai dengan standar yakni wajib pajak (WP) yang akan memasuki itu dilakukan pemeriksaan suhu tubuhnya terlebih dahulu, kemudian tangannya dibersihkan dengan antiseptik (hand sanitizer,-red) setelah itu baru WP boleh memasuki dan melakukan pelayanan,” jelas Dwiyanti Prettia Nawati kepada wartawan, Rabu (18/3).
Akan tetapi, lanjut Yanti sapaan akrabnya, jika suhu tubuh si wajib pajak melebihi dari 38 derajat celcius maka secara otomatis petugas security yang berjaga melarang wajib pajak untuk memasuki area pelayanan Samsat.
“Kalau suhu nya tinggi mereka tidak bisa memasuki Samsat, mohon maaf,” ungkapnya.
Yanti kembali menegaskan, pelayanan di kantor Samsat Sumber tidak ada pengaruh apapun terhadap virus corona yang saat ini sedang mewabah di beberapa daerah, apalagi sekarang ada program triple untung mereka mencoba memanfaatkannya.
“Program triple untung itu adalah bebas bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), kemudian bebas denda pajak kendaraan bermotor, dan bebas tarif progresif pokok tunggakan,” tukasnya. (Ghofar)










































































































Discussion about this post