KAB.CIREBON, (FC).- Sebuah rumah milik warga di Blok Pilang Tonggo, Desa Pilangsari, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, ambruk diterjang banjir luapan Sungai Kedungpane, Selasa (19/5) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Rumah milik Temu (51) itu dihuni empat orang anggota keluarga. Saat kejadian, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri karena sedang berada di luar rumah untuk mengamankan barang-barang dari genangan banjir.
“Awalnya ambruk dari bagian belakang, dapur dulu, kemudian semuanya roboh. Alhamdulillah kami selamat,” ujar Temu, Selasa (19/5).
Ia mengatakan, banjir di wilayah tersebut kerap terjadi dan biasanya cepat surut sehingga warga memilih bertahan di rumah. Namun kali ini arus banjir cukup deras hingga menyebabkan rumahnya rusak parah dan tidak dapat ditempati.
Keluarga korban kini terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pemerintah desa setempat telah memberikan bantuan awal dan melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Sosial Kabupaten Cirebon untuk proses asesmen.
“Kami sudah dibantu pemerintah desa dan dilaporkan ke Dinas Sosial. Besok rencananya ada kerja bakti,” katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material dialami warga, khususnya rumah-rumah yang berada di bantaran Sungai Kedungpane.
Petugas Puskesos Desa Pilangsari, Linda, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Cirebon untuk penanganan lebih lanjut.
Selain itu, petugas juga melakukan pendataan kebutuhan tempat tinggal sementara bagi korban sambil menunggu proses pengajuan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Baznas.
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Senin (18/5) malam menyebabkan sejumlah permukiman di Desa Pilangsari terendam banjir. Air mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 22.00 WIB.
Banjir juga merendam jembatan penghubung warga di Blok Pilang Dalem menuju Jalan Pilang Raya sehingga akses masyarakat sempat terganggu.
Aparat desa pun mengimbau warga segera mengungsi ke lokasi aman karena hujan masih terus turun hingga dini hari. (Johan)












































































































Discussion about this post