KAB.CIREBON, (FC).- Banjir akibat meluapnya Sungai Cimanis atau Sungai Bangkaderes merendam ribuan rumah warga di lima desa wilayah Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Selasa (19/5). Tingginya debit air dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan hulu sejak dini hari.
Luapan sungai pertama kali terjadi di wilayah Desa Beringin sekitar pukul 01.00 WIB. Air kemudian mengalir ke sejumlah desa di wilayah hilir hingga merendam permukiman warga.
Camat Pangenan, Baihaqi, mengatakan banjir bermula dari meluapnya aliran sungai di kawasan hulu Desa Beringin sebelum meluas ke desa-desa lain di Kecamatan Pangenan.
“Awalnya sungai meluap di wilayah hulu Desa Beringin sekitar pukul satu dini hari, kemudian air mengalir ke sejumlah desa di wilayah Pangenan,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara, sekitar 100 rumah di Desa Beringin terdampak banjir. Seiring meningkatnya debit air hingga pagi hari, genangan meluas ke Desa Rawaurip sekitar 600 rumah, Desa Bendungan sekitar 400 rumah, Desa Pangenan sekitar 400 rumah, serta Desa Pengarengan dengan jumlah rumah terdampak kurang dari 100 unit.
Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan serius untuk mengatasi banjir yang terus berulang setiap musim hujan. Salah satunya melalui pembenahan aliran sungai di kawasan hulu maupun hilir.
Menurut Baihaqi, Pemerintah Kecamatan Pangenan bersama instansi terkait, termasuk BBWS Cimanuk Cisanggarung (Cimancis), sebelumnya telah melakukan survei di wilayah Desa Beringin dan merencanakan perbaikan tanggul sungai yang rawan jebol.
“Masyarakat berharap ada pelurusan aliran Sungai Cimanis di bagian hulu Desa Beringin, kemudian normalisasi Sungai Bangkaderes di Desa Rawaurip dan Sungai Kutawuwu di Desa Pangenan agar banjir tidak terus terjadi,” katanya.
Hingga Selasa siang, warga masih berjibaku membersihkan rumah dan menyelamatkan barang-barang berharga dari genangan air. Sementara itu, petugas BBWS Cimancis menerjunkan mobile pump untuk mempercepat penyedotan air agar banjir segera surut dari permukiman warga. (Nawawi)













































































































Discussion about this post