KUNINGAN, (FC).- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kuningan sejak sore hingga malam hari, Senin (18/5), menyebabkan banjir di permukiman warga Desa Sukadana, Kecamatan Ciawigebang.
Luapan air menggenangi jalan lingkungan hingga halaman rumah warga setelah saluran drainase tidak mampu menampung debit air.
Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, arus air terlihat deras mengalir di gang permukiman warga. Ketinggian genangan bahkan mencapai betis orang dewasa dan membuat aktivitas masyarakat terganggu.
Sejumlah warga tampak bertahan di teras rumah sambil memantau kondisi banjir di tengah hujan yang masih terus turun. Beberapa akses lingkungan juga terlihat sulit dilalui akibat derasnya aliran air.
Warga menyebut banjir terjadi setelah selokan dan saluran air di kawasan permukiman meluap karena tingginya intensitas hujan yang berlangsung selama beberapa jam.
Air yang tidak tertampung kemudian meluber ke badan jalan dan masuk ke area rumah warga.
Meski belum ada laporan korban jiwa, kondisi tersebut kembali menimbulkan kekhawatiran masyarakat setiap kali hujan deras melanda wilayah tersebut.
Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan, terutama dengan memperbaiki sistem drainase dan normalisasi saluran air agar banjir tidak terus berulang saat musim hujan.
“Kalau hujan deras lama, air pasti meluap lagi. Warga berharap ada solusi supaya tidak terus banjir,” ujar salah seorang warga di lokasi.
Hingga Senin malam, kondisi genangan di sejumlah titik permukiman masih terlihat dan warga terus memantau perkembangan debit air. (Angga)














































































































Discussion about this post