KAB. CIREBON, (FC).- Iklim investasi di Kabupaten Cirebon dinilai perlu terus dijaga demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Selama seluruh proses perizinan dan ketentuan hukum ditempuh, kehadiran investor maupun pelaku usaha baru seharusnya mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Hal tersebut disampaikan aktivis muda wilayah utara Kabupaten Cirebon, Riko Riyanto, menanggapi polemik penolakan terhadap sejumlah tempat usaha dan hiburan baru di Kabupaten Cirebon.
“Investor yang datang untuk berinvestasi jangan dihalangi selama aturan dan ketentuan ditempuh. Termasuk kehadiran kafe atau tempat hiburan baru di Kabupaten Cirebon. Kalau izinnya lengkap, ya sah-sah saja. Jangan ada diskriminasi atau tebang pilih. Kalau ingin tegas, ya tutup semua tempat hiburan,” ujar Riko, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, investasi memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penyerapan tenaga kerja, hingga menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar.
Ia menilai, keberadaan usaha baru juga harus memberikan dampak langsung bagi warga lokal, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kabupaten Cirebon.
“Yang penting karyawannya warga Kabupaten Cirebon. Masyarakat sekitar tempat usaha juga harus ikut merasakan manfaat ekonomi dari hadirnya usaha baru,” katanya.
Riko menduga polemik penolakan terhadap investasi baru tidak lepas dari persaingan usaha. Ia menilai ada kekhawatiran dari pelaku usaha lama terhadap munculnya kompetitor baru.
“Saya khawatir penolakan itu dilandasi persaingan bisnis. Ada ketakutan dari pemain lama terhadap hadirnya pemain baru,” ujarnya.
Ia menegaskan, prinsip utama yang harus dijaga adalah kepatuhan terhadap aturan hukum dan keberpihakan terhadap masyarakat lokal. Selain menyerap tenaga kerja daerah, pelaku usaha baru juga diharapkan dapat bermitra dengan pelaku UMKM sekitar.
“Kalau itu berjalan, sektor ekonomi akan tumbuh dengan baik dan masyarakat juga ikut merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (Johan)












































































































Discussion about this post