Dia juga menegaskan, pengangkatan Sultan Sepuh (bila ada dan terjadi), dianggapnya tidak sah. Pasalnya, pakem yang digunakan saat ini sudah melenceng jauh dari yang digariskan para pendahulunya.
“Semua kebijakan di Keraton Kasepuhan, mulai saat ini kami yang pegang. Dengan dibantu oleh para kerabat keraton lainnya,” ucapnya.
Pihaknya mengaku, selain dari internal keraton juga mendapatkan dukungan dari sejumlah pesantren, seperti Buntet, Gedongan, Benda Kerep dan sembilan pesantren lainnya.
“Bila mana kebijakan kami ada yang menentang, kami siap menghadapinya.
Rahardjo Djali Bukan Anak Sultan
Dikonfirmasi terpisah Pangeran Luqman Zulkaedin, melalui pesan singkatnya mengatakan, Keraton Kasepuhan saat ini masih dalam kondisi kondusif, wewenang dan dalam kendali Putra Mahkota PRA Luqman Zulkaedin.

















































































































Discussion about this post