INDRAMAYU, (FC).- Puluhan Pohon di sejumlah titik di Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu tumbang akibat diterjang angin kencang. Kondisi tersebut mengakibatkan kerusakan fasilitas umum hingga bangunan milik warga.
Berdasarkan pantauan FC pada Minggu (18/1/2026), menyebutkan salah satu lokasi terdampak berada di Kelurahan Paoman. Sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menimpa area pemakaman umum, sekaligus merusak kabel jaringan internet di sekitar lokasi.
Akibat peristiwa tersebut, sejumlah makam mengalami kerusakan, terutama pada bagian nisan yang patah serta bangunan makam yang rusak tertimpa batang dan ranting pohon.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu bersama aparat kelurahan, kepolisian, mahasiswa, dan warga setempat langsung melakukan penanganan. Mereka mengevakuasi pohon tumbang dan membersihkan ranting-ranting yang berserakan di area pemakaman agar tidak membahayakan masyarakat.
Selain di Paoman, dampak angin kencang juga terjadi di Kelurahan Karanganyar. Sejumlah pohon tumbang menimpa warung-warung pedagang di sekitar kawasan Sport Center (SC) Indramayu, menyebabkan kerusakan pada bagian atap dan bangunan lapak milik pedagang.
Ketua RT 06 Kelurahan Paoman, Tinih, menyampaikan angin kencang terjadi secara tiba-tiba saat warga tengah beristirahat pada malam hari.
“Tadi malam itu ada angin besar, sekitar jam 11 malam. Tiba-tiba anginnya kencang sekali. Warga kan sudah pada tidur semua, sudah mau tengah malam. Cuma yang rumahnya di depan saja yang tahu kejadiannya,” ujar Tinih.
Ia menyebut dampak pohon tumbang cukup parah karena merusak pagar pemakaman hingga beberapa makam warga.
“Dampaknya, pagar kuburan rusak, makam juga rusak. Nisannya ada yang patah, jondol juga rusak. Makam-makam ada yang hancur,” ungkapnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski sempat ada warga yang hampir tertimpa pohon saat melintas di sekitar lokasi.
“Tadi malam sebenarnya ada orang yang lewat, hampir saja kena. Kemungkinan makam yang rusak ada beberapa, kurang dari sepuluh,” terangnya.
Sementara itu, salah seorang pedagang di kawasan SC Indramayu, Hardi (52), mengatakan hujan deras disertai angin kencang telah terjadi sejak malam hari dan membuat warga sekitar khawatir dengan kondisi pepohonan yang rimbun.
“Semalam hujannya besar, ada angin juga. Pohonnya kan rimbun-rimbun, sebenarnya dari kemarin-kemarin sudah ngeri di sini. Saya berpikir kalau hujan besar terus ada angin, takutnya roboh. Eh, ternyata kejadian sekarang,” kata Hardi.
Menurut Hardi, kurangnya pemeliharaan pohon turut memperparah dampak kerusakan. “Pohon di sini juga sudah lama tidak dipotong. Sudah lama ini nggak dipotong-potong pohonnya,” ucap Hardi.
Ia berharap ada perhatian serius dari instansi terkait agar kejadian serupa tidak kembali terulang, mengingat kondisi tersebut membahayakan keselamatan warga.
“Seharusnya ada pemeliharaan. Takutnya kalau seperti ini kan jadi musibah. Yang rugi pedagang juga. Terus takutnya kalau ada orang lewat, kena timpaan, bisa jadi korban. Ngerinya di situ,” pungkasnya. (Agus Sugianto)











































































































Discussion about this post