“Untuk kelembagaan DPRD sendiri, test ini sudah dilakukan dua kali. Tapi kebanyakan anggota DPRD juga melakukan swab test mandiri. Karena menyadari bahwa dalam menjalankan tugasnya resiko terpapar Covid-19 cukup tinggi,” cetusnya.
Diharapkannya dengan swab test ini semua anggota dewan negatif Covid-19. Dengan begitu hal ini akan menjadi kekuatan psikologis bagi dewan untuk menjalankan tugasnya. Karena beban tugas anggota dewan belakangan ini semakin berat.
Sejumlah tugas seperti pembahasan raperda, KUA-PPAS tahun 2021 dan KUA-PPAS perubahan tahun 2020.
Diinformasikanya, ada beberapa agenda DPRD yang dilakukan jadwal ulang. Agenda tersebut sepertinya akan dilakukan secara virtual meeting, bukan secara rapat secara langsung. Mengingat penularan Covid-19 masih mengancam di semua tempat, termasuk bisa saja di Gedung DPRD
“Hari ini kita akan uji coba rapat secara virtual dengan menggunakan aplikasi. Setelah dianggap tidak ada kendala, nanti bisa diterapkan setelah hasil swab test keluar,” ungkapnya.
Pihaknya juga sudah sepakat, sebelum tanggal 13 September ini ada rapat paripurna persetujuan KUA-PPAS tahun 2021. Maka akan diupayakan percepatan rapat dan pembahasan, dan itu belum dimungkinkan dilakukan secara fisik tapi bisa secara virtual.
“Mudah-mudahan swab test semuanya negatif dan virtual meeting berjalan lancar. Sehingga semua agenda bisa diselesaikan tepat waktu,” tandasnya. (gus)










































































































Discussion about this post