KAB.CIREBON, (FC).- Pemerintah Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon menggelar acara pisah sambut Sekretaris Kecamatan (Sekmat), Rabu (1/4).
Kegiatan ini menjadi momentum peralihan jabatan sekaligus penguatan komitmen pelayanan dan pembangunan di wilayah tersebut.
Sekmat lama, Ahmad Syifa, yang kini menjabat sebagai Camat Sedong, menyampaikan apresiasi atas dukungan selama dirinya bertugas di Kecamatan Babakan.
Ia mengaku banyak mendapatkan pengalaman, terutama dalam hal kepemimpinan dan pelayanan masyarakat.
“Pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara total, termasuk dalam mendorong pembangunan yang manfaatnya dirasakan bersama,” ujarnya.
Ia juga menyoroti peningkatan status desa mandiri di Kecamatan Babakan. Menurutnya, jumlah desa mandiri yang sebelumnya hanya empat, kini meningkat menjadi 13 desa.
“Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak,” katanya.
Ahmad Syifa berharap program yang telah berjalan dapat dipertahankan dan ditingkatkan.
Ia menegaskan, pelayanan publik harus tetap menjadi prioritas meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Pelayanan tidak bisa dikurangi, justru harus terus dimaksimalkan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekmat Babakan yang baru, Sauri Pranata, menyatakan kesiapan untuk melanjutkan program kerja yang telah dirintis sebelumnya, sekaligus meningkatkan kinerja pemerintahan.
Ia menuturkan, fokus ke depan akan mengacu pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Indeks Desa Membangun (IDM), sebagai tolok ukur keberhasilan pembangunan dan pelayanan.
“Saat ini sudah ada 13 desa mandiri, dan masih tersisa satu desa. Kami akan mendorong agar desa tersebut segera mencapai status mandiri,” ujarnya.
Menurutnya, desa mandiri memiliki peran penting dalam meningkatkan kemandirian serta kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan potensi dan pembangunan yang lebih optimal.
Camat Babakan, Asep Nurdin, menyampaikan apresiasi atas dedikasi pejabat sebelumnya serta menyambut pejabat baru.
“Kami berharap Sekmat yang baru dapat segera beradaptasi, membawa inovasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya.
Ia menegaskan, posisi Sekmat memiliki peran strategis sebagai koordinator administrasi dan penggerak roda pemerintahan.
Karena itu, sinergi dan profesionalisme menjadi kunci dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan pergantian ini, diharapkan kinerja semakin baik, koordinasi meningkat, dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” tegasnya. (Nawawi)












































































































Discussion about this post