KUNINGAN, (FC).- Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menggaungkan pentingnya pelestarian seni dan budaya lokal dalam kegiatan Pentas Seni yang digelar Komunitas Teater Sado Kuningan di Gedung Kesenian Raksawacana, Jalan Veteran No. 52, Sabtu malam (24/1).
Kegiatan tersebut menghadirkan beragam pertunjukan, mulai dari Tari Topeng Cirebon, penampilan seniman budayawan Kuningan Kang Yusuf, hingga pementasan teater khas Komunitas Teater Sado yang selama ini dikenal konsisten mewarnai dinamika seni pertunjukan di Kabupaten Kuningan.
Dalam keterangannya, Bupati Dian mengaku bahagia dapat berada di tengah para seniman dan budayawan.
Menurutnya, seni pertunjukan tidak sekadar menjadi hiburan, melainkan ruang refleksi bersama tentang jati diri, nilai, serta kearifan lokal yang harus terus dijaga.
“Saya merasa bahagia karena ini bukan hanya pertunjukan seni. Ini adalah wahana refleksi tentang kesejatian, tentang siapa kita, dan bagaimana kita tidak boleh meninggalkan akar budaya serta kearifan lokal,” ujar Dian.
Ia menegaskan, keberadaan masyarakat Kuningan hari ini tidak dapat dilepaskan dari sejarah dan warisan budaya masa lalu.
Karena itu, peran seniman dan budayawan dinilai sangat strategis dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai luhur di tengah derasnya arus modernisasi.
“Sejatinya hari ini kita ada karena sejarah dan budaya masa lalu. Terima kasih kepada para seniman dan budayawan yang terus menjaga agar Kuningan berkembang maju tanpa tercerabut dari akar budayanya,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati Dian menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan komunitas seni budaya.
Ke depan, berbagai agenda dan event seni budaya kolaboratif akan digelar secara berkelanjutan sebagai upaya mendorong pelestarian tradisi lokal.
“Insya Allah ke depan kita akan terus bersinergi. Akan ada beberapa kegiatan dan event kolaboratif agar seni budaya tradisi Kuningan tidak hilang, tetapi justru tumbuh dan berkembang semakin kuat,” pungkasnya.
Pentas seni tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Antusiasme penonton yang memadati Gedung Kesenian Raksawacana menjadi bukti bahwa seni budaya masih memiliki ruang penting dalam kehidupan sosial, sekaligus berperan strategis dalam membangun karakter dan identitas daerah Kabupaten Kuningan. (Angga)















































































































Discussion about this post