“Program tersebut tidak akan berhasil tanpa dukungan seluruh lembaga keagamaan serta seluruh elemen masyarakat. Harapannya yaitu semoga dengan adanya apresiasi seperti ini dapat memotivasi dalam menata dan mengelola masjid dengan baik,” kata Acep.
Selanjutnya melalui tahapan penilaian yang dilaksanakan oleh DMI, sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi pemerintah kepada masjid-masjid yang terpilih sebagai masjid terbaik tahun ini, memberikan penghargaan yang dapat dimanfaatkan untuk kemakmuran masjid.
Dimulai dengan pemberkasan pada awal Agustus hingga tanggal 25 Agustus, lalu mengundang setiap kecamatan untuk mengirimkan lima masjid untuk mengikuti penilaian. Dari hasil tersebut diambil lima masjid yang dinilai secara berkas memenuhi persyaratan. Dan termasuk dilakukan juga penilaian terhadap remaja mesjid dan kegiatannya serta majelis taklim.
Melalui laporan panitia diumumkan pemenang dalam setiap kategori, untuk kategori masjid sehat dan berprestasi juara I diraih oleh Masjid Al-Muttaqin Kelurahan Awirarangan, juara II diraih oleh Masjid Nurul Huda Desa Garawangi, juara III diraih oleh Masjid Baiturrahim Desa Ciomas, juara IV diraih oleh Masjid Daarul Falah Desa Cikaso, dan juara V diraih oleh Masjid Al Ikhlas Desa Luragung Tonggoh.
Untuk kategori remaja masjid berprestasi juara I remaja Masjid Ar Rohman Desa Kasturi, juara II diraih oleh remaja Masjid Daaul Muttaqin Desa Danalampah Kecamatan Pancalang dan juara III diraih oleh remaja Masjid At Taqwa Desa Ciawigebang.
Untuk kategori majelis ta’lim berprestasi juara I diraih oleh Majelis Taklim Nurul Huda Desa Salajambe, juara II diraih oleh Majelis Taklim Al Barokah Desa Linggasana, juara III diraih oleh Majelis Taklim Al Falah Desa Timbang Kecamatan Cigandamekar, dan juara IV diraih oleh Majelis Taklim Hidayatul Islam Desa Purwasari Kecamatan Garawangi.
Ketua DMI Kuningan H. Ugin Lugina menyampaikan bahwa DMI memiliki program seperti lomba masjid sehat dan lomba manajemen masjid. Selain itu, ada juga sahabat masjid yang merupakan suatu mitra untuk menjadi partner dalam kegiatan memakmurkan masjid.
Kegiatan penilaian mesjid ini ialah kegiatan rutin tahunan untuk menilai mesjid se-Kabupaten Kuningan.
“Tujuannya tentu untuk memakmurkan masjid dengan fokus pada masjid sehat. Sehat dalam arti mengikuti protokol kesehatan, tata kelola program kebersihannya juga terencana, dan berprestasi perihal program keorganisasian,” kata Ugin (M Ali)














































































































Discussion about this post