KEDAWUNG, (FC).- Nasib sial dialami siswa Kelas IX SMP Muhammadiyah Cirebon, Rico (15). Sudah 6 hari dirinya harus terbaring di rumah sakit akibat luka bakar yang dialaminya usai rumahnya yang beralamat di Blok Cantilan Desa Kedawung Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon, meledak pada Senin (17/2) kemarin.
Rico (15) yang disarankan oleh pihak dokter harus dilakukan operasi untuk mengangkat kulit yang terbakar masih dalam kebimbangan. Pasalnya, pihak keluarga masih bingung dengan biaya perawatan dan pengobatan yang harus dikeluarkan, karena sampai saat ini masih belum ada pihak yang mau menyatakan diri untuk bertanggung jawab.
Pihak keluarga korban, Arif menuturkan, dirinya sempat ditawarkan uang kompensasi untuk perobatan sebesar Rp10 juta oleh salah satu vendor pengerjaan jaringan gas di Blok Cantilan Kedawung Kabupaten Cirebon. Namun pihaknya menilai, uang sebanyak itu masih belum bisa menutupi semua kerugian yang dialaminya.
“Ada surat perjanjian yang kita terima. Bahkan sudah ada penawaran uang Rp10 juta, tapi itu tidak akan cukup untuk ganti semua. Belum biaya pengobatan, belum lagi perbaikan rumah,” ujar Arif kepada FC saat dihubungi via pesan singkat WhatsApp, Minggu (23/3).









































































































Discussion about this post