Arif juga mengaku heran dengan adanya penawaran uang tersebut, karena dari pihak PGN bersikukuh bahwa ledakan itu berasal dari Septic tank (Bio Gas). Sementara ada pihak yang datang dengan menawarkan uang “perdamaian”.
Atas hal ini, pihak keluarga berencana akan melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Dengan menguasakan kasus ini kepada Lembaga Bantuan Hukum yang ada di Kota Cirebon, dirinya berharap kasus ini bisa terbuka dengan terang benderang.
“Supaya kasus ini tidak menjadi kabur, kami putuskan untuk melaporkan dan kami akan menguasakan kepada LBH yang akan kita tunjuk. Dan kami juga akan meminta kepada media, agar terus mengawal kasus ini,” tegasnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh FC, pada Sabtu (22/2) kemarin, pihak kepolisian didampingi pihak kontraktor yang mengerjakan jaringan gas dan juga pihak PGN melakukan pengecekan jaringan gas di wilayah tersebut.
















































































































Discussion about this post