
Selain imbauan lisan, punakawan ini dibekali dengan buku panduan dan masker. Yang dibagikan secara gratis, sehingga mereka bisa menerapkan PSBB ini sampai batas waktu 19 Mei mendatang.
“Punakawan ini juga didampingi oleh petugas Satpol PP. Kita sampai aturan PSBB ini secara humanis dan mereka bisa menerimanya,” ujar mantan Camat Lemahwungkuk ini.
Dikatakannya, punakawan berasal dari kata Puna yang artinya susah dan Kawan yang artinya teman.
“Berarti teman di kala susah. Filosofinya kita bersama-sama, bergandengan tangan di saat serba susah seperti sekarang ini,” jelasnya.
Kemudian, lanjutnya, Semar yang memiliki watak rendah hati, tidak sombong dan melambangkan kebajikan, Petruk yang memiliki kecerdasan, keramahan dan sabar serta Gareng yang melambangkan kesabaran dan tidak mudah menyerah dalam hidup ini.
“Semoga cara kreatif ini bisa berjalan dengan baik. Dan angka pertambahan kasus positif Covid-19 bisa nol atau diminimalisir,” tandasnya. (Gus)















































































































Discussion about this post