KAB. CIREBON, (FC).- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, melalui Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) setempat, siap mendistribusikan 1.000 paket sembako dalam operasi pasar murah (OPM) menjelang Idul Fitri dan di tengah wabah pandemi virus Corona ini.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim Syaerozi menyampaikan, OPM yang digelar pihaknya di masa pandemi Covid-19 ini diharapkan bisa berjalan lancar. OPM yang digelar merupakan kegiatan rutin tahunan pihaknya melalui LPNU setiap bulan Ramadhan.
Pihaknya juga meminta maaf kepada MWC-MWC dan masyarakat, karena kondisinya sedang ada kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di tengah pandemi Covid-19 ini, sehingga OPM tidak diselenggarakan di banyak MWC.
“Kalau tahun lalu OPM hampir diadakan di semua MWC, tahun ini karena Covid-19 kita batasi. Tetapi semangatnya tetap sama. Mudah-mudahan bisa membantu masyarakat terdampak Corona,” kata Aziz, Selasa (12/5).
Ia menjelaskan, OPM yang digelar pihaknya kali ini, hanya menyediakan 1.000 paket sembako untuk 10 kecamatan atau MCNU di Kabupaten Cirebon.
“Teknisnya nanti kita bagikan melalui jasa transportasi yang kita miliki yakni Nujek. Jadi pembeli nantinya bayar setelah barang datang,” kata Kiai Aziz.
Dalam OPM ini, kata dia, pihaknya memberikan subsidi dari setiap paket yang didistribusikan. Subsidi sendiri berasal dari berbagai pihak di antaranya Bupati Cirebon. Sehingga ada selisih harga antara harga normal dengan pembelian via OPM.
Menurut Ketua LPNU PCNU Kabupaten Cirebon, Surahman, program OPM ini merupakan ikhtiar pihaknya yang telah rutin dijalankan setiap tahun dengan membuka Bazar Sembako Murah selama bulan Ramadan. Tentunya, kata dia, harga yang ditawarkan pun sangat murah dan terjangkau.
“Namun, pasar murah kali ini dilakukan melalui dengan cara berbeda. Yakni melalui COD. Untuk teknis pelaksanaannya tetap berbasis Majelis Wakil Cabang (MWC) NU tingkat kecamatan,” kata Surahman.
Sebelumnya, aku dia, MWCNU telah mendata nama-nama calon konsumen di kecamatan masing-masing. Nanti barang akan dikirimkan langsung ke rumah konsumen dengan cara COD. Sebab, kata dia, penyelenggaraan OPM ini tidak akan membuka stan seperti tahun-tahun sebelumnya lantaran berpotensi menjadi tempat kerumunan yang dilarang dalam kondisi PSBB di tengah wabah Covid-19.
“Kami memfasilitasi untuk operasional distribusinya. Lokasi pendistribusian kali ini tersebar di 10 titik kecamatan dengan 1.000 paket sembako. 100 paket untuk satu kecamatan,” katanya.
Ia melanjutkan, setidaknya, OPM yang digelar ini dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari masyarakat. Apalagi kata dia, di bulan Ramadan dan menjelang hari raya idhul fitri biasanya harga-harga kebutuhan bahan pokok melonjak tinggi.
Dalam kegiatan pendistribusian paket sembako OPM secara simbolis yang digelar di Kantor PCNU Kabupaten Cirebon itu, juga dihadiri oleh Bupati Cirebon.
Bupati Cirebon, H Imron mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi program OPM yang digelar LPNU PCNU tersebut.
“Apalagi di tengah wabah Covid-19 ini, insya Allah OPM ini akan sangat membantu masyarakat. Apalagi paket sembako ini katanya sampai disubsidi hingga 30 persen, jadi sangat terjangkau harganya,” ujar Imron. (Suhanan)















































































































Discussion about this post