KAB. CIREBON, (FC).- Ketidakpastian waktu dan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial (Bansos) yang bersumber dari Bantuan Gubernur (Bangub) membuat Pemerintah Desa Cikulak Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon mengalihkan 365 KPM bangub dengan diberikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap akhir yang disalurkan, Minggu (20/12).
Kuwu Desa Cikulak Yusnaedi Iyus, kepada FC menjelaskan, menjelang tutup buku tahun anggaran 2020, pihaknya menganalisa seluruh bantuan sosial yang tersalurkan untuk masyarakatnya.
Dari Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementrian Sosial mulai tahap 1-9 berjalan lancar, BLT DD tahap 1-7 lancar, Bantuan Bupati tahap 1-3 lancar dan Bangub dari tahap 1-3 sudah tersalurkan tinggal menunggu tahap keempat atau tahap akhir yang belum tahu kapan turunnya dan berapa jumlah KPM.
“Bansos yang bersumber dari Bangub sejak tahap 1-3 selalu berubah baik nama maupun jumlah KPM nya, serta tidak menentu waktu penyalurannya. “Ungkapnya.
Dijelaskan Iyus, pada penyaluran BLT DD tahap akhir yang bersumber dari DD tahap 3 tahun 2020 ini, seharusnya disalurkan untuk 338 KPM. Akan tetapi karena nasib sebanyak 365 KPM yang terdaftar sebagai penerima Bangub masih belum jelas dan belum ada kepastian, dan mereka mulai mempertanyakan, maka pihaknya memasukkan 365 KPM Bangub menjadi penerima BLT DD, sehingga jumlah keseluruhan penerima BLT DD tahap akhir ini sebanyak 780 KPM.
“Kami kawatir nasib KPM Bangub nasibnya terombang-ambing, soalnya antara tahap 1,2 dan 3 berbeda-beda, di tahap 2 ada 21 KPM, tahap 3 sebanyak 365 KPM, sementara sampai saat ini masih belum ada data yang diterima untuk Bangub tahap 4, makanya kita masukkan ke BLT DD tahap akhir,” jelas Iyus.
Lebih lanjut Iyus mengharapkan, kesemrawutan data penerima bansos selama berlangsung dari tahap awal hingga tahap akhir, pihak Pemdes telah berupaya menata semaksimal mungkin agar tidak ada permasalahan. Maka dirinya berharap kepada warganya jika ada hal yang dirasa kurang sesuai atau persoalan apapun terkait pelaksanaan penyaluran bansos apapun untuk bisa disampaikan secara baik-baik ke Prmdes, dan akan diselesaikan solusinya oleh pemdes.
“Selama ini semua proses penyaluran bantuan berjalan aman dan lancar serta situasi tetap kondusif, situasi ini agar tetap dijaga seterusnya,“ harap Iyus. (Nawawi)











































































































Discussion about this post