MAJALENGKA, (FC).- Kegiatan susur sungai yang dilakukan oleh MTs Harapan Baru di Kabupaten Ciamis yang menghanyutkan 11 pelajar berakhir meninggal dunia.
Namun, banyak juga dari anak-anak yang selamat dari insiden tersebut. Inilah yang menjadi perhatian Bupati Majalengka, Karna Sobahi.
Salah satu korban selamat dari tragedi tersebut adalah Faisal Saiful Alip Rahmat (13), pelajar asal warga Desa Wangkelang, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, yang saat ini mengalami trauma dari tragedi susur sungai tersebut.
Rencananya siswa selamat dari insiden tersebut, Pemerintah Kabupaten Majalengka (Pemkab Majalengka) akan memberikan pendampingan psikologi untuk menghilangkan trauma yang dialami korban.
“Bagi anak yang selamat ini, dia akan trauma membayangkan kejadian sehingga akan menggangu ketenangan jiwanya,” ungkap Bupati Karna Sobahi, Selasa (19/10).
Oleh karena itu, kata dia, perlu ada terapi dari psikiater atau psikolog untuk membantu anak tersebut agar tidak trauma berkepanjangan.
Ia memastikan untuk memenuhi hal itu. Pihaknya akan berkonsultasi dengan dokter di rumah sakit Majalengka.
Tujuannya untuk meminta pendapat soal pendampingan bagi Faisal yang mengalami trauma tersebut.
“Nanti saya akan konsultasi dengan dokter di rumah sakit Majalengka untuk meminta pendapat soal pendampingan bagi anak yang trauma ini,” jelas Karna Sobahi.
Seperti diketahui, dari tragedi susur Sungai Cileueur di Kabupaten Ciamis yang menghanyutkan 11 pelajar Madrasah Tsanawiyah Harapan Baru hingga tewas. Dua pelajar diantaranya asal Kabupaten Majalengka.
Kedua pelajar yang meninggal dunia tersebut. Diketahui bernama Dea Rizki (13) warga Desa Sukasari, Kecamatan Cikijing maupun Aldo Maulana Majid (13) warga Desa Wangkelang, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka.
“Kami mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya dua pelajar ini, semoga kedua almarhum diterima di sisi Allah SWT,” ucap Bupati Majalengka, Karna Sobahi. (Munadi)
















































































































Discussion about this post