KAB.CIREBON, (FC).- Dua jemaah haji asal Kabupaten Cirebon dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. Keduanya wafat di lokasi berbeda, yakni di Madinah dan Makkah.
Peristiwa itu terjadi di tengah pelaksanaan ibadah haji bagi 2.524 jamaah asal Kabupaten Cirebon yang tergabung dalam tujuh kelompok terbang (kloter).
Plt Kepala Kemenag Kabupaten Cirebon Ahmad Khotib Haryanto mengatakan, seluruh jemaah haji asal Kabupaten Cirebon telah diberangkatkan sesuai jadwal keberangkatan.
“Dari tujuh kloter, lima merupakan kloter penuh Kabupaten Cirebon, sedangkan dua lainnya kloter gabungan,” ujar pria yang akrab disapa H Ato tersebut.
Ia menjelaskan, Kloter 35 bergabung dengan jamaah asal Kota Bandung, sedangkan Kloter 40 bersama jamaah dari Kabupaten Purwakarta.
Di tengah pelaksanaan ibadah haji, dua jemaah asal Kabupaten Cirebon dilaporkan wafat. Faktor kelelahan dan perbedaan kondisi cuaca diduga menjadi penyebab menurunnya kondisi kesehatan jemaah.
“Kalau kondisi kesehatannya tidak memungkinkan, biasanya dokter akan merekomendasikan penundaan keberangkatan,” katanya.
Jemaah pertama yang meninggal dunia yakni Moh Ali Karman (73), warga Desa Guwa Kidul, Kecamatan Kaliwedi, yang tergabung dalam Kloter 5 Kabupaten Cirebon. Ia wafat di Madinah pada 9 Mei 2026.
Sementara jemaah lainnya, Yani Ramayani Abas (61), warga Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, yang tergabung dalam Kloter 25, meninggal dunia di Makkah pada Rabu (21/5) sekitar pukul 09.00 waktu setempat.
“Kami turut menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya dua jemaah tersebut,” ucap H Ato.
Pihak Kemenag Kabupaten Cirebon berharap seluruh jemaah haji lainnya dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat. (Ghofar)












































































































Discussion about this post