KAB.CIREBON, (FC).- Menjelang Hari Raya Iduladha, masyarakat diimbau lebih teliti saat membeli hewan kurban. Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon mengingatkan pentingnya memastikan kondisi hewan benar-benar sehat agar daging yang dihasilkan aman, layak konsumsi, dan sesuai syariat.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Denny Nugraha, mengatakan masyarakat dapat mengenali kondisi hewan kurban sehat melalui sejumlah ciri fisik maupun perilaku hewan secara langsung di lokasi penjualan.
Menurutnya, hewan sehat umumnya terlihat aktif dan lincah, tidak lemas, serta mampu merespons lingkungan sekitar dengan baik.
“Hewan sehat itu terlihat dari kondisinya. Nafsu makannya bagus, geraknya aktif, tidak diam saja atau terlihat lesu,” ujar Denny, Kamis (21/5).
Ia menjelaskan, nafsu makan menjadi salah satu indikator utama kesehatan hewan. Hewan yang sehat akan makan dan minum secara normal tanpa menunjukkan gejala penolakan terhadap pakan.
Selain itu, kondisi mata juga perlu diperhatikan. Mata hewan sehat terlihat cerah dan bersih, tidak sayu, serta tidak mengeluarkan cairan berlebihan.
“Dari kesehatan mata bisa terlihat, matanya tidak berair. Bagian telinga, hidung, moncong sampai bagian belakang tubuhnya juga harus bersih,” katanya.
Denny menambahkan, bulu hewan sehat biasanya tampak bersih dan tidak kusam. Kulitnya pun bebas dari luka, kudis, maupun parasit seperti kutu.
Kondisi fisik hewan juga harus sempurna, tidak pincang, tidak cacat, dan tidak terlalu kurus. Menurutnya, hewan yang terlalu kurus perlu diwaspadai karena bisa menjadi indikasi gangguan kesehatan.
“Kondisi paling terlihat itu badannya sehat dan tidak kurus. Kalau kurus biasanya bermasalah,” ujarnya.
Selain fisik, masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi kotoran dan pernapasan hewan.
Hewan sehat memiliki feses normal dan padat, tidak diare, serta bernapas normal tanpa batuk atau suara napas tidak wajar.
Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan usia hewan telah memenuhi syariat kurban.
Untuk unta minimal berusia lima tahun, sapi atau kerbau minimal dua tahun, kambing minimal satu tahun, sedangkan domba minimal satu tahun atau enam bulan dengan syarat tertentu.
Denny turut mengimbau masyarakat mewaspadai tanda-tanda penyakit menular seperti demam, luka bernanah, hingga gejala Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Berikut 10 ciri hewan kurban sehat yang perlu diperhatikan masyarakat:
- Aktif dan lincah
Nafsu makan baik
Mata cerah dan bersih
Hidung lembap dan bersih
Bulu bersih dan tidak kusam
Bebas luka dan parasit
Tidak cacat fisik dan tidak kurus
Kotoran normal atau tidak diare
Pernapasan normal
Tidak menunjukkan gejala penyakit menular
Dengan memperhatikan ciri-ciri tersebut, masyarakat diharapkan dapat memilih hewan kurban yang sehat sehingga pelaksanaan ibadah kurban berlangsung aman dan lancar. (Ghofar)















































































































Discussion about this post