KAB. CIREBON, (FC).- Institut Pesantren Babakan (IPEBA) Cirebon secara resmi melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon dengan mengusung tema
“Pemberdayaan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal”. Acara pembukaan berlangsung khidmat di Aula Kecamatan dan dihadiri oleh pejabat Kecamatan Susukan, pejabat Kampus, dosen, serta para peserta KKN.
Dalam sambutannya, Camat Susukan, August Pentristianto mengapresiasi kehadiran mahasiswa sebagai mitra strategis dalam pembangunan desa.
Ia berharap program KKN ini tidak hanya menjadi rutinitas akademik, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Mahasiswa adalah agen perubahan. Kami berharap KKN ini bisa menjadi ruang kolaboratif antara akademisi dan masyarakat dalam menggali serta mengembangkan potensi lokal Cirebon, khususnya di Kecamatan Susukan” ujar Camat.
Wakil Rektor III IPEBA, Nukhbatul Mankhub, menegaskan bahwa:
“KKN ini bukan sekadar pengabdian, tapi juga upaya konkret menjawab tantangan zaman. Mahasiswa kita dibekali dengan pendekatan-pendekatan inovatif untuk mendorong masyarakat agar mampu memaksimalkan potensi ekonomi di daerahnya masing-masing,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Masduqi Ali, Muhammad Abdul Muhaemin As’ad, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peran perguruan tinggi hari ini harus bisa menjembatani antara dunia pendidikan dan kebutuhan riil masyarakat.
“Kami berharap mahasiswa IPEBA mampu menjadi penggerak perubahan. Lewat pendekatan partisipatif, mari bersama kita bangun desa-desa di Cirebon dengan memperkuat UMKM, ekonomi kreatif, dan pelestarian budaya lokal,” tuturnya.
Kegiatan KKN IPEBA tahun ini akan berlangsung selama satu bulan, melibatkan 73 mahasiswa yang disebar di 8 desa Kabupaten Cirebon.
Program utama yang akan dijalankan meliputi pelatihan digital marketing untuk pelaku UMKM, pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai jual, pendampingan administrasi desa berbasis digital, Sosial keagamaan & pendidikan.
Dengan semangat kolaborasi & pengabdian, IPEBA berharap program ini menjadi kontribusi nyata pembangunan daerah serta pembelajaran bermakna bagi para mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan. (Rls/FC)

















































































































Discussion about this post