KAB. CIREBON, (FC).- Sedikitnya, 3000 kendaraan roda 2 dan 200 kendaraan roda 4 yang hendak melakukan perjalanan mudik ke arah Jawa berhasil dihalau petugas gabungan Polresta Cirebon di Pos penyekatan Weru pada Senin (10/5) dini hari tadi.
Rombongan pemudik dipaksa untuk putar balik kembali ke arah Jakarta akibat adanya peraturan Pemerintah tentang larangan mudik.
Tidak sedikit dari pemudik yang melakukan protes karena dipaksa untuk putar balik. Namun jajaran petugas Polresta Cirebon tetap menghalau mereka agar tidak melanjutkan perjalanan.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol M. Syahduddi yang memimpin langsung giat penyekatan ini mengatakan, pihaknya sengaja melakukan kegiatan pada malam menjelang dini hari karena terus terjadi peningkatan arus kendaraan setiap jam nya.
“Kita evaluasi setelah melakukan kegiatan penyekatan selama 3 hari kebelakang, karena untuk jalur arteri setiap jam pada malam sampai dini hari terus mengalami peningkatan. Khususnya kendaraan roda dua yang terus menerus meningkat,” kata Syahduddi kepada FC.
Menurut Syahduddi, untuk langkah antisipasi terjadinya kebobolan pemudik, Polresta Cirebon memfokuskan penyekatan pada dua titik.
Yakni di pos penyekatan Weru dan juga pos penyekatan perbatasan Jawa Barat Jawa Tengah tepatnya di wilayah Losari.
“Kita fokus di dua titik yaitu Weru dan Losari, karena jika ada informasi rombongan sepeda motor yang hendak masuk ke Cirebon tidak bisa dikendalikan, maka kita akan sekat di Cirebon,” ujarnya.
Masih dikatakan Syahduddi, untuk menghalau laju dari rombongan sepeda motor pemudik, di pos penyekatan Weru disiagakan 150 personil gabungan yang terdiri dari Polresta Cirebon, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Dishub, dan Satpol PP, serta petugas kesehatan.
“Selain melakukan kegiatan penyekatan secara stasionary kita juga melakukan Hunting sistem, ini untuk menghalau pemudik yang melakukan perjalanan melalui jalur tikus. Kita sudah identifikasi jalur-jalur tikus yang biasa digunakan pemudik, dan petugas kita juga sudah berhasil mengembalikan pemudik ke jalan arteri dan di putar balik,” ungkap Syahduddi.
Syahduddi menambahkan, upaya penambahan personil pada pos Weru ini dinilai efektif untuk menghalau para pemudik. Menurutnya, sejauh ini tidak sempat terjadi upaya penerobosan paksa dari pemudik. (Muslimin)














































































































Discussion about this post