KOTA CIREBON, (FC).- Keluarga semestinya menjadi sumber kebahagiaan dan menjadi tempat berlindung bagi anggota keluarga. Selain itu juga seharusnya keluarga menjadi tempat yang nyaman dan aman.
Akan tetapi, banyak kasus yang justru keluarga menjadi sumber trauma dan rasa takut bagi anggota keluarga lainnya terutama anak.
Banyak orang tua yang terlalu mengkritik apa yang selalu dilakukan oleh anaknya. Hal ini menyebabkan anak menjadi tidak percaya diri dan cenderung terkekang. Hal ini bisa disebut dengan keluarga toxic.
Didasari hal tersebut yang mendasari dibuatnya buku yang berjudul mengejar cakrawala karya Ishar Vie. Ishar vie selaku penulis buku mengatakan dari toxic parents pengaruhnya sangat besar bagi sikologis setiap anak.
“Buku ini sebenarnya terinspirasi dari kehidupan toxic parents, yang pengaruh sikologis untuk anak-anak sangat luar biasa dampaknya,” kata Ishar Vie kepada FC, Selasa (22/12).
Di dalam buku ini juga mengajarkan sebagai orang tua harus lebih demokratis, dan jangan terlalu menekan anak.
“Ini base on true story, jadi kita sebagai orang tua jangan terlalu menekan anak dan juga mengekang, hal ini dikarenakan dapat membuat anak tidak nyaman, bahkan bisa sampai ke jenjang pernikahan,” tuturnya.
Ishar juga mengatakan, proses pembuatan sebenarnya sudah mulai dari Sekolah Menengah Pertama (SMP). Namun dirinya baru mempublikasikan dalam waktu satu bulan.
“Sebenarnya ini adalah kumpulan kisah yang saya tau dari sejak SMP, namun ini baru ditulis dan dirapihkan dalam waktu satu bulan,” paparnya.
Sementara itu, salah satu tokoh literasi Kota Cirebon, Jaenal Mutaqin mengatakan novel ini merupakan bacaan bagi kawula muda yang pas.
“Ini merupakan bacaan untuk kaula mudah baik itu yang belum berumah tangga maupun yang sudah berumah tangga,” katanya.
Jaenal melanjutkan novel ini juga merupakan bacaan yang sangat baik, dan istimewa, selain itu juga dirinya merasa prihatin dengan menurunnya tingkat membaca buku di kawula muda.
“Ini juga sebagai langkah untuk meningkatkan minat membaca buku bagi kaula muda, karena saat ini kaula muda cenderung dengan gadgetnya,” tandasnya. (Sakti)















































































































Discussion about this post