“Saat pertama, udangnya tidak berkembang. Budidaya kedua, baru lima hari bibitnya mati. Alhamdulillah yang ketiga berhasil,” kata Carwita.
Ia juga menuturkan, betapa maksimalnya dukungan yang diberikan oleh Cirebon Power. Selain membantu pembiayaan, Cirebon Power juga membantu pembuatan kincir air, terpal tambak, instalasi listrik, dan masukan serta saran yg produktif.
Ia juga sempat mengikuti studi banding langsung ke salah satu petambak di Pemalang, dengan difasilitasi oleh Cirebon Power. Dari kunjungan itu pula, ia mengaku banyak mendapatkan pengalaman.
“Awalnya, untuk menjalankan kincir air ini menggunakan solar. Ternyata boros. Setelah kunjungan ke Pemalang, ternyata mereka menggunakan listrik. Akhirnya diubah menggunakan listrik,” kata Carwita.
Senior Corporate Affairs Manager Cirebon Power, Yusuf Arianto, mengaku ikut bangga dengan berhasilnya panen budidaya udang vaname ini. Menurut Yusuf, pihaknya memang memiliki program, untuk mengembangkan mata pencaharian masyarakat. Salah satunya, adalah dukungan terhadap budidaya udang vaname.











































































































Discussion about this post