“Jangan pernah mengatakan rugi kalau menyisihkan kursi demi terwujudnya protokol kesehatan, karena akan ada biaya lebih mahal manakala ada outbreak (pembludakan) maka pemerintah akan lakukan PSBB,” tegasnya.
Saat melakukan monitoring ke lantai atas Azis menemukan toko perhiasan yang padat pengunjung. Sehingga Azis bersama Nining Heriyanti segera mendatangi toko tersbeut untuk menemui manajer dan menegur terhadap protokol kesehatan.
“Kalau bisa pengunjung jangan masuk ke dalam semua kan, ada satuan pengamanan. Toko harusnya dapat mengatur jarak pembeli baik yang menunggu di kursi maupun di dalam toko,” ujar Azis.
Sementara itu, Nining menyampaikan seringkali lakukan monitoring setiap harinya kepada restoran-restoran dan toko yang ada di CSB Mall tersebut.
“Mungkin akan ada pengaturan strategi lagi untuk pembatasan pengunjung dan setting area, juga kita rutin keliling dan mengingatkan para pemilik restoran dan toko,” ucap Nining. (Sarrah/Job/FC)












































































































Discussion about this post