MAJALENGKA, (FC).- Memperingati Hari Kartini ke-142 tahun 2021, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Majalengka membagikan alat kontrasepsi kepada pasangan usia subur, Rabu (21/4).
Petugas dari DP3AKB yang mayoritas perempuan tersebut turun langsung ke sejumlah pasar tradisional dan mendatangi langsung para pasangan berusia subur.
Pantauan wartawan di Pasar Cigasong, sejumlah petugas langsung menyisir kios-kios pasar dengan menawarkan pil KB maupun kondom.
Pengunjung pasar yang merasa sedang dalam program KB langsung menerima pemberian para petugas.
Namun, tak jarang beberapa pengunjung menolak dengan alasan sedang tidak menjalankan program KB tersebut.
Kepala DP3AKB Majalengka Nasrudin menyampaikan, kegiatan pembagian pil KB dan kondom merupakan program hibah dari BKKBN pusat dan DP3AKB Jawa Barat.
Bahwa, setiap daerah di seluruh Indonesia harus melaksanakan baksos.
“Di Kabupaten Majalengka sendiri, pelayanan KB dengan baksos dilaksanakan di 12 pasar di seluruh kecamatan,” jelas Nasrudin, Rabu (21/4).
Disampaikan dia, dengan membagikan pil KB dan alat kontrasepsi berupa kondom, pihaknya bisa mengajak masyarakat untuk merencanakan sebuah keluarga yang sejahtera.
Pasalnya, keluarga terencana bagi pihaknya tersebut itu keren.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari memperingati hari Kartini, pejuang perempuan di Indonesia. Jumlah Pil KB dan kondom yang dibagikan, yakni 10 ribu pil KB dan 12 ribu kondom,” katanya.
Disinggung kenapa memilih pil KB dan kondom yang dibagikan? Menurutnya benda tersebut simpel.
“Itu pun, pembagian alat kontrasepsi tersebut menyasar pasangan usia subur. Tidak membutuhkan pengecekan faskes, bisa dilakukan di rumah,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Keluarga Sejahtera Pembangunan Keluarga (KSPK) DP3AKB Majalengka sekaligus pemimpin dalam kegiatan tersebut, Titin Kustiningsih menambahkan, pihaknya memanfaatkan momentum Ramadan dan peringatan Hari Kartini ke-142 untuk membagikan pil KB dan kondom.
Dengan harapannya, agar para penerima atau aseptor tetap lestari dan tidak drop out (berhenti) meski berada di usia subur.
“Kami juga mengingatkan, bahwa pil diminum setiap hari. Jika tidak, mereka akan kembali memiliki bayi,” ujar Titin saat ditemui selepas kegiatan.
Ia pun berharap, masyarakat dapat menerima dengan baik. Dan tetap menjaga keharmonisan rumah tangga di masa pandemi Covid-19 ini.
“Harapannya pembagian ini di Hari Kartini ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya. (Munadi)













































































































Discussion about this post