MAJALENGKA, (FC).- Untuk memastikan tidak adanya klaster industri, Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso pada jumat (2/10) melakukan sidak ke salah satu pabrik yang berada di Desa Buntu, Kecamatan Ligung.
Bersama Tim Satgas Covid-19 kecamatan setempat, Kapolres Bismo memeriksa fasilitas protokol kesehatan yang tersedia di pabrik sepatu milik PT Shoetown Ligung Indonesia (SLI), dari mulai pengecekan suhu, tempat penyemprotan disinpektan sampai kepada fasilitas keesehatan yang lainnya.
Sidak tersebut dilakukan dalam rangka memantau jalannya protokol kesehatan yang diterapkan manajamen pabrik demi mencegah terjadinya klaster industri.
Dalam kunjungan itu, Kapolres Bismo bersama rombongan disambut oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan KUKM Majalengka, Sadili dan manajemen PT Shoetown Ligung Indonesia.
Dalam pemantauannya, AKBP Bismo mengatakan pihaknya mengapresiasi atas apa yang dilakukan pabrik PT Shoetown dalam membantu pencegahan virus Corona di wilayahnya.
Pasalnya, dalam penerapan protokol kesehatan, pihaknya melihat perusahaan tersebut sudah melakukan sesuai anjuran pemerintah.
Baik dari menyediakan ruang khusus karyawan sakit, banyaknya lokasi tempat cuci tangan dan aturan penggunaan masker.
“Kita ke sini pertama bersilaturahmi dan bertatap muka dengan para manajemen pabrik PT Shoetown Ligung Indonesia. Kami juga menginformasikan kepada mereka, agar selalu menerapkan protokol kesehatan, sehingga tidak adanya klaster industri,” ujar AKBP Bismo.
Selain itu, pihaknya juga mendukung atas apa yang telah dilakukan pabrik sepatu milik PT Shoetown. Pasalnya, sejak pandemi Covid-19 di mulai pada bulan Maret lalu, belum ada buruh atau karyawan yang dirumahkan, sehingga kehilangan pekerjaannya.
“Alhamdulilah, operasional pabrik sepatu ini selama pandemi Covid-19 berjalan normal,” ucapnya.
Ditempat yang sama, Senior Manager Industrial PT SLI, Agus Rusyana menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan yang dilakukan oleh Kapolres bersama Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Ligung demi lancarnya roda ekonomi dan penanganan Covid-19.
“Pada intinya, beliau (Kapolres) ingin roda ekonomi para buruh atau karyawan tetap berjalan. Kedua, Kapolres juga ingin agar buruh tidak melakukan aksi mogok massal nanti. Dan kami pastikan semua itu berjalan dengan semestinya,” jelas Agus.
Selain itu, untuk memastikan tidak adanya buruh yang mogok massal, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan unsur-unsur serikat pekerja agar ikut menjaga kondusifitas khususnya di Majalengka.
“Kami juga dari sisi manajemen berkomitmen agar tetap menjalankan roda ekonomi dengan sebaik-baiknya dan mengedepankan istilahnya kalau sekarang adanya Covid-19 ini, bagaimana berjalannya protokol kesehatan ini berjalan dengan maksimal,” tuturnya.
Sementara itu Sadili selaku Kadis Tenaga Kerja dan UMKM yang turut mendampingi Kapolres Bismo dalam melakukan sidak ke PT Shoetown kepada wartawan mengatakan, dalam sidaknya ini untuk melihat langsung bagaimana manajemen pabrik dalam penanganan terkait pencegahan penyebaran covid 19.
“Alhamdulillah untuk di PT SLI ini penerapan protokol kesehatan cukup baik, mulai dari karyawan masuk kerja sampai pulang kembali, protokol kesehatannya dijalankan dengan baik.” Pungkas Sadili singkat. (Munadi).













































































































Discussion about this post