Imam berharap, kerusakan jalan tersebut segera diperbaiki. Pasalnya, hal itu menyangkut keselamatan jiwa para pengguna kendaraan.
Sementara itu, Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto, saat dikonfirmasi, mengakui kondisi jalan berlubang di sejumlah titik lokasi di jalur pantura Indramayu.
Dia mengatakan, kondisi itu telah menimbulkan banyak kecelakaan pada pengguna kendaraan.
Selan itu, lanjut Suhermanto, kondisi jalan berlubang juga rawan dimanfaatkan oleh pelaku begal.
Pasalnya, pengemudi kendaraan akan melajukan kendaraannya secara perlahan saat melewati jalan yang berlubang.
‘’Kami akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengatasi masalah itu,’’ tukas Suhermanto.
Selain di Kabupaten Indramayu, kondisi jalan berlubang juga terjadi di Kabupaten Cirebon. Salah satunya di ruas jalan penghubung Cirebon–Majalengka, tepatnya di Kecamatan Dukuhpuntang, Kabupaten Cirebon.
Salah seorang warga Kecamatan Dukuhpuntang, Fajri, menyebutkan, lubang-lubang jalan di wilayahnya bisa mencapai diameter satu meter.
Kedalamannya pun bisa mencapai sekitar 30 cm. Kondisi itu terutama ditemukan pada jalur dari arah Majalengka menuju Cirebon.
Fajri menilai, kondisi jalan berlubang itu disebabkan ruas jalan tersebut kerap dilewati oleh truk-truk besar pengangkut batu alam yang memang banyak terdapat di kecamatan itu.
Karenanya, upaya perbaikan jalan di ruas jalan tersebut tak bertahan lama. ’Sudah diperbaiki pun, rusak lagi,’’ tandas Fajri.(Agus)

















































































































Discussion about this post