KAB.CIREBON, (FC).- Kabar baik datang bagi masyarakat Desa Penpen, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Jalan poros Sinarancang–Nanggela yang selama ini menjadi akses utama warga mulai ditingkatkan dengan konstruksi beton kaku.
Proyek peningkatan jalan tersebut kini memasuki tahap persiapan sebelum dilakukan pengecoran. Pekerjaan diawali dengan pemadatan lapisan dasar sebagai bagian dari tahapan pembangunan.
Ruas jalan yang diperbaiki memiliki panjang sekitar 182 meter dengan lebar 3,5 meter. Perbaikan ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Jalan poros Sinarancang–Nanggela memiliki peran penting karena menjadi penghubung antarwilayah sekaligus menunjang berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, pertanian, pariwisata, hingga perekonomian.
Salah seorang warga Desa Penpen, Jimong, menyambut baik dimulainya pekerjaan tersebut. Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah dengan banyak lubang yang mengganggu aktivitas warga.
“Alhamdulillah sekarang sudah mulai diperbaiki. Kami berharap seluruh ruas jalan poros ini bisa ditingkatkan, termasuk jalan Bandengan–Setupatok yang kondisinya juga masih rusak,” ujarnya.
Sementara itu, Kuwu Desa Penpen, Mustofa, mengatakan perbaikan jalan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang telah diajukan kepada pemerintah daerah sejak Oktober tahun lalu.
“Alhamdulillah usulan yang kami sampaikan tahun lalu akhirnya direalisasikan tahun ini. Ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Desa Penpen,” katanya.
Menurut Mustofa, berdasarkan papan informasi proyek, peningkatan jalan dilakukan dengan panjang sekitar 182 meter dan lebar 3,5 meter menggunakan konstruksi beton kaku. Kondisi jalan sebelumnya mengalami kerusakan akibat sering tergerus aliran air hujan.
Selama proses pengerjaan berlangsung, akses jalan utama ditutup sementara untuk menjaga keamanan dan memperlancar pekerjaan. Masyarakat sementara diarahkan menggunakan jalur alternatif melalui jalan lingkungan.
“Sekitar dua minggu ke depan kendaraan dialihkan melalui jalan lingkungan agar proses pekerjaan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” jelasnya.
Mustofa berharap pekerjaan tersebut dapat selesai sesuai target dengan kualitas yang baik sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Ia juga berharap pemerintah dapat melanjutkan perbaikan terhadap ruas jalan lain yang masih mengalami kerusakan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan dinas terkait. Semoga pekerjaan berjalan lancar dan perhatian pembangunan juga diberikan pada ruas jalan lain yang masih rusak,” pungkasnya. (Nawawi)










































































































Discussion about this post