MAJALENGKA, (FC).– Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Majalengka, merilis data terbaru mengenai perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada November 2025. IPM Majalengka pada tahun 2025 tercatat menembus angka 72,37, meningkat dibanding tahun 2024 yang berada pada posisi 71,37.
Kepala BPS Majalengka, Joni Kasmuri mengatakan bahwa komponen utama penyusun IPM Kabupaten Majalengka menunjukkan tren yang positif pada tahun ini.
“Pengeluaran riil per kapita berada di angka Rp 11,094 juta, rata-rata lama sekolah 7,81 tahun, harapan lama sekolah 12,50 tahun, dan umur harapan hidup saat lahir mencapai 76,32 tahun,” kata Joni dalam keterangan resmi yang dikutip dalam situas resmi BPS Majalengka, Rabu (3/12).
Menurut Joni, peningkatan IPM Majalengka tahun ini mencapai 1,40 persen, lebih tinggi dibanding kenaikan pada tahun-tahun sebelumnya.
“Jika dibandingkan tahun 2023 yang berada di 70,76 persen dan 2022 di 70,18 persen, maka dapat dilihat bahwa IPM Majalengka mengalami kenaikan secara konsisten meski persentasenya relatif kecil,” ujarnya.
Joni menambahkan, peningkatan IPM juga terjadi di seluruh wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan). Namun, Majalengka menempati posisi kedua setelah Indramayu.
Mengenai perbandingan kenaikan IPM di wilayah Ciayumajakuning tahun 2025 yakni Indramayu 1,70 persen, Majalengka 1,40 persen, Kabupaten Cirebon 1,34 persen, Kota Cirebon 1,15 persen dan Kuningan: 1,05 persen. “Majalengka berada dalam tren positif dan menjadi salah satu daerah dengan peningkatan IPM cukup signifikan di wilayah Ciayumajakuning,” katanya.
Masih kata Joni, IPM mengukur tiga dimensi utama yakni kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Indikator ini menjadi tolok ukur utama dalam menilai keberhasilan pembangunan daerah selama periode 2021–2025.
“Peningkatan IPM mencerminkan perbaikan berkelanjutan dalam kualitas kesehatan masyarakat, capaian pendidikan, hingga ekonomi rumah tangga. Ini juga menandakan Majalengka berada di jalur pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ucapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, H.Agus Suratman, menyambut baik kabar peningkatan IPM tersebut. Dirinya pun tak kuasa menutupi kebahagiaan itu, terlebih Dinas Kesehatan juga memiliki andil besar dalam meningkatkan IPM.
“Alhamdulillah, Majalengka langkung sae. IPM tahun ini naik,”ungkapnya melalui status WhatsApp yang turut dikutip. (Munadi)


















































































































Discussion about this post